Sadarkah Kalian Bahwa Bangsa Kita Sedang Krisis Identitas?

Oky
Oky

Sadarkah Kalian Bahwa Bangsa Kita Sedang Krisis Identitas? Sumber Foto : Istimewa

Winnetnews.com - Masalah identitas sekarang menjadi persoalan yang sangat serius di negara Indonesia tercinta ini. Saat ini, identitas bangsa kita semakin kabur, tidak jelas. Bangsa Indonesia yang seharusnya mempunyai ciri khas dan jati diri sendiri, semakin lama semakin terkikis. Satu persatu daerah Indonesia sudah di klaim atau di akui oleh negara lain, bukan hanya daerah namun banyak warisan-warisan kesenian dan tradisi yang sudah di akui oleh negara lain, semua bisa terjadi karna kita sebagai bangsa Indonesia terlalu fokus dan terlalu sibuk melihat kebudayaan luar, tanpa di sadari kita telah termakan oleh budaya-budaya luar.

Rakyat Indonesia seakan tidak bangga menjadi Warga Negara Indonesia dan mungkin menyesal kenapa dilahirkan di Indonesia. Jika hal ini di biarkan, nama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tinggalah nama dan negara ini pun hanya akan menjadi Tanah dan Laut yang seakan di jajah kembali, bukan di jajah secara fisik, melainkan di jajah secara moral dan mental. Kemudian (yang paling jelas kelihatan), segala hal yang berbau luar negeri langsung membuat bangsa ini terkesima, seakan-akan semua yang berbau luar negeri itu bagus dan kualitasnya lebih tinggi dari buatan dalam negeri.

Dalam pemakaian produk-produk misalnya, bangsa ini pasti akan lebih senang kalau produk yang digunakannya berlabel luar negeri. Akibatnya, ajakan untuk mencintai produk dalam negeri seperti yang digembar-gemborkan selama ini menjadi sia-sia, jadi tidak heran kalau negeri ini menjadi serbuan invasi produk-produk asing/impor karena memang rakyatnya lebih menyukai produk-produk asing/impor daripada produk buatan dalam negeri, dan hal ini berimbas pada Kebangkrutan pengusaha-pengusaha Indonesia karna produknya tidak di mintati lagi.

Tidak hanya ketergantungan pada produk-produk luar negeri, bangsa kita pun sangat gemar menyambangi destinasi-destinasi wisata yang berbau luar negeri, padahal sangat banyak destinasi atau tujuan wisata Indonesia yang tak kalah bagus. Berbagai macam pemandangan indah ada di Indonesia dari mulai Pegunungan-pegunungan yang sangat menawan hingga Pantai-pantai yang sangat eksotis dan memukau, di tambah lagi Indonesia memiliki beragam Kebudayaan, Tradisi, dan Bahasa yang sangat menarik di setiap daerahnya, dan Indonesia termasuk negara yang masih kuat untuk menjalankan Tradisi dan Ritual Adat, seharusnya hal-hal tersebut dapat menarik Wisatawan dari manca negara.

Sampai kapankah bangsa ini akan terus dilanda krisis identitas? Sampai kita semua menyadari bahwa Tuhan menciptakan setiap bangsa dengan keunikan, ciri khas dan jati diri masing-masing, begitu juga dengan bangsa Indonesia. Kita harus menyadari bahwa bangsa kita mempunyai keunikan dan kekhasan tersendiri yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.

Kita tidak perlu malu dilahirkan sebagai orang Indonesia, justru kita harus bangga. Pengakuan dunia internasional akan batik Indonesia adalah salah satu contoh pengakuan dunia akan identitas bangsa kita. Begitu juga dengan peninggalan-peninggalan sejarah seperti candi Borobudur yang sampai sekarang proses pembangunannya masih menjadi misteri. Bukankah dua hal itu adalah bagian dari identitas kita sebagai bangsa Indonesia? Jangan pernah malu lahir dan menjadi bagian dari bangsa Indonesia, justru banggalah karena kita mempunyai identitas yang tidak dimiliki oleh bangsa lain.

Menurut saya Krisis Identitas bangsa Indonesia dapat tercemin dari masyarakat Indonesia sendiri. Pencerminan yang tercipta atas kewarganegaraan sendiri mulai berkurang (kurangnya awareness), juga terpacu pada ciri khas dan jatidiri sendiri karena menjadikan hal-hal luar negeri menjadi identitas sehari- hari, Contohnya pemakaian produk-produk luar negeri. Masyarakat Indonesia tidak menyadari produk local yang dikeluarkan sendiri. Contohnya lagi banyak sekali artis luar negeri yang memakai design dan produk local Indonesia.

Namun masyarakat Indonesia seperti tersihir melihat kemewahan dari para warga negara asing (WNA) yang memakainya, dan masyarakat Indonesia sangat terkejut ketika tau bahwa faktanya justru para WNA tersebut memakai produk local, baru mereka menghargai produk local yang memiliki keistimewaan dan mahal diluar.

Kita tidak perlu mencari sesuatu yang dianggap laris diluar padahal negara kita sendiri yang memproduksi produk tersebut. Alangkah lebih baiknya kita memakai produk local kita sendiri dan memperkenalkannya ke negara-negara lain, sehingga warga negara asing akan merasa bahwa negara Indonesia kita ini memiliki mutu dan kemewahan merek local sendiri.

Identitas merupakan pembeda suatu hal dengan hal lain. Jadi, identitas nasional dapat disimpulkan sebagai pembeda suatu bangsa dengan bangsa yang lain. Identitas bukan sesuatu yang permanen dan akan terus berubah sesuai perkembangan zaman, sama halnya seperti budaya.

Menurut buku yang saya baca, sifat identitas nasional yang seperti ini mengharuskan setiap bangsa untuk bersikap kritis. Identitas nasional terkandung dalam beberapa hal seperti budaya, hukum, peralatan khas dan cita-cita negara. Empat hal yang saya contohkan ini akan selalu berubah sesuai kebutuhannya mengiringi perkembangan zaman. Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya, menjadikan keberagaman itu sebagai identitasnya. Negara-negara lain mengenal Indonesia dengan keberagamannya itu, Tetapi setiap etnik atau daerah-daerah di penjuru Indonesia memiliki budaya masing-masing dan itulah identitas dari setiap daerah yang ada di Indonesia, keberagaman itu disatukan melalui semboyan kita “Bhinneka Tunggal Ika”.

Saya sebagai seorang pelajar/mahasiswi yang juga masyarakat Indonesia melihat dan menyikapi permasalahan ini sebagai permasalahan yang urgent, dan sangat erat kaitannya dengan Pancasila. Salah satu kekhawatiran saya adalah kesadaran dan rasa cinta yang semakin menurun dan mungkin hilang akan membuat bangsa/negara Indonesia ini akan runtuh dengan sendirinya cepat atau lambat.

Jika dilihat lagi, Pancasila sebagai dasar negara yang adalah identitas, merupakan suatu hal yang berharga dan bernilai karena melalui rumusan dari para pendiri bangsa dengan melalui berbagai pertimbangan, usaha penggalian, penyerapan, kontekstualisasi, rasionalisasi, dan aktualisasinya dalam rangka menopang keberlangsungan dan kejayaan bangsa/negara Indonesia ini membuat bangsa/negara Indonesia dapat berdiri tegak selama 73 tahun sampai saat ini.

Saya sangat berharap Bangsa Indonesia dapat terbebas dari Krisis Identitas, karna sesungguhnya Indonesia punya semua hal untuk maju, dan saya bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia (Macan Asia).

 

Ditulis oleh Tania Audrey Celine Gazali

Mahasiswi London School of Public Relations

Apa Reaksi Kamu?