Sadis! Pria ini Bunuh Kekasihnya Sendiri, Wajah Ditutup Bantal Lalu Leher Diiris, Korban Diduga Hamil 4 Bulan
Foto: via Warta Kota

Sadis! Pria ini Bunuh Kekasihnya Sendiri, Wajah Ditutup Bantal Lalu Leher Diiris, Korban Diduga Hamil 4 Bulan

Minggu, 15 Des 2019 | 15:25 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Asmaul Husna, seorang mahasiswi UIN Alauddin Makassar ditemukan tewas mengenaskan di kamar. Pembunuhan Asmaul Husna pun sempat membuat geger warga setempat. Bagaimana tidak, pelakunya justru adalah pacar korban sendiri yakni RK.

Pria berusia 21 tahun itu tega menghabisi nyawa kekasihnya sendiri. Polisi pun membeberkan kronologi pembunuhan Asmaul Husna setelah berhasil menangkap RK. 

Berdasarkan keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin saat ditemui awak media di Mapolsek Manggala, Asmaul Husna ditemukan tewas pada Sabtu (14/12/2019) siang oleh sepupunya di komplek Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar. Sebelum tewas, korban sempat dibuat tak berdaya di dalam kamarnya oleh RK.

Dilansir dari Tribunnews Bogor, RK merupakan mahasiswa semester tujuh jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi UIN Alauddin Makassar. Pria itu membunuh Asmaul Husna dengan cara menggorok leher korban.

"Awalnya pelaku menutup wajah korban dengan bantal selama 15 menit," kata Iptu Syamsuddin.

Usai menutup wajah korban dengan bantal, RK, melihat kekasihnya itu (Asmaul Husna) masih bernafas. Meski sudah dalam kondisi tidak berdaya, RK kembali melancarkan rencana jahatnya. Ia pun mengambil pisau dari dapur.

"Pelaku langsung masuk ke dalam dapur lalu mengambil pisau dapur dan kembali lagi ke dalam kamar dan mengiris (mengerek) leher korban," tuturnya.

Penuturan Iptu Syamsuddin itu berdasarkan pengakuan RK, yang telah mengakui bahwa ia sebagai pelaku pembunuhan mahasiswi asal Soppeng tersebut. Sebelum ditangkap, RK menyempatkan hadir di lokasi ditemukannya mayat Asmaul Husna, Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar.

Kesaksian Sepupu Korban

Asmaul Husna diketahui tinggal di rumah tersebut sejak enam bulan terakhir, sebagaimana diberitakan Tribun Makassar. Ia menempati rumah milik om-nya tersebut bersama 2 sepupunya yang lain. Mahasiswi semester tujuh itu pertama kali ditemukan tewas dalam kamar oleh sepupunya, Satriani. 

Saat itu, Satriani hendak masuk ke dalam kamar Asmaul Husna sekitar pukul 12.00 siang. Namun, Satriani terkejut melihat sepupunya Asmaul Husna terlentang di kamar dengan tidak wajar. Saat itu, kata Satriani, wajah korban tertutup oleh bantal yang ada di dalam kamar tersebut.

"Datang kan tadi siang, saya buka pintu kamarnya sudah begitu (terlentang)," ujarnya.

Dari hasil pantauan di lokasi, juga ditemukan bercak darah di kasur dan bantal korban.

Jenazah mahasiswi asal Kabupaten Soppeng itu, kini dibawa Tim Dokpol Polda Sulsel ke RS Bhayangkara. Petugas langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar korban.

Kekasih Korban Ditangkap

Korban dan pelaku RK dilaporkan telah menjalin hubungan asmara sekitar setahun. Rekan Asmaul Husna yang ditemui di sekitar lokasi kejadian mengungkapkan, RK yang juga akrab disapa Ridho merupakan pacar korban sendiri.

"Info yang saya dapat, Ridho mahasiswa Perbankan Syariah, sudah diambil polisi. Setahuku pacaran memang," ujarnya yang enggan menyebut nama.

Aparat kepolisian pun membenarkan jika telah menangkap pelaku pada Sabtu (12/12/2019) sore. Menurut polisi, pelaku berinisial RK warga perumahan Pesona Prima Griya.

Menurut AKBP Indratmoko, pihaknya sudah menetapkan status tersangka kepada RK. Namun, hingga saat ini RK masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar.

Pelaku Pura-pura Melihat ke TKP

Tersangka RK sempat datang ke TKP di Perumahan Citra Elok, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar. Dikutip dari Tribun Timur, RK pura-pura melihat kekasihnya Asmaul Husna yang ditemukan tewas. Namun, saat mendatangi TKP gerak-gerik RK terlihat mencurigakan. Polisi pun langsung mengamankan RK untuk menjalani pemeriksaan.

"Pelaku berinisial RK mahasiswa semester 7 Fakultas Ekonomi UIN," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko.

Aksi sadis dilakukan RK pada Jumat (13/12/2019) sore kemarin. Saat itu RK dan Asmaul Husna hanya berdua di dalam rumah. Dugaan sementera, korban hamil empat bulan. Sampai saat berita ini ditulis Winnetnews.com, masih belum ada keterangan mengenai motif pembunuhan oleh pelaku. Polisi menyatakan masih melakukan pendalaman. 

“Ia diduga hamil empat bulan, kita masih mendalami,” ucap Kompol Hasniati saat ditemui wartawan di komplek Pankakukang Mas 2 Asindo, Makassar, dikutip dari Warta Kota.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...