Skip to main content

Sadisnya ISIS Terhadap Wanita, Mulai dari Pernikahan Kilat Hingga Budak Seks

Foto: CNN
Foto: CNN

WinNetNews.com - Mantan pengantin pejuang ISIS sudah berani membeberkan kisah hidup mereka. Mungkin mereka pernah terpikat dalam kehidupan yang disebut kekhalifahan. Kini mereka terjebak di antara kubu militan yang hancur, dan mungkin negara asal mereka sudah tidak menginginkan mereka kembali.

Seorang janda Prancis dari seorang anggota ISIS dan seorang guru bahasa Inggris Siria dari Homs yang bersikeras bahwa dia sedang dalam perjalanan ke Turki saat dia berada di Raqqa, dan jatuh cinta dengan seorang militan Maroko. Dan tiga bersaudara dari Indonesia yang mengatakan bahwa mereka terpikat kepada Raqqa, kekhalifahan yang dikenang ISIS, dengan janji mendapatkan perawatan kesehatan gratis dan pendidikan.

Tapi itu tidak terjadi. Saida lebih mencintai kehidupannya.

"Saya mencintai kehidupan, saya suka bekerja, saya mencintai jeans saya, saya menyukai makeup saya, saya mencintai orang tua saya. Satu-satunya yang saya inginkan adalah kembali, membawa mobil dan perjalanan pulang." kata Saida.

Dia bersama anak laki-lakinya yang berusia 14 bulan, juga mencoba melarikan diri dari Raqqa dengan berjalan kaki.

Saida mengatakan dia dan suaminya, seorang pejuang bernama Yassine, membayar penyelundup $ 6.000 untuk membawa mereka dari kota. Yassine meninggal dalam perjalanan, katanya, meninggalkann anak mereka yang terdampar dan masih muda.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top