Saham TAXI Jatuh Karena Berpindah Kepemilikan

Rusmanto
Rusmanto

Saham TAXI Jatuh Karena Berpindah Kepemilikan

Irvan Susandy, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi PT Bursa Efek Indonesia, mengatakan telah terjadi penurunan harga saham TAXI yang di luar kebiasaan dibandingkan periode sebelumnya atau unusual market activity (UMA).

BEI meminta agar investor memperhatikan jawaban manajemen TAXI, mencermati kinerja perseroan, mengkaji kembali rencana aksi korporasi bila tanpa melalui rapat umum pemegang saham (RUPS).

Peter Sondakh memang mau melego saham yang dimilikinya dalam TAXI kepada PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) . SRTG April lalu menyatakan telah menandatangani kesepakatan pengambilalihan 1,09 miliar lembar saham TAXI dengan Grup Rajawali.

Angka ini merepresentasikan sekitar 51% dari modal disetor PT Rajawali Corpora dan ditempatkan penuh di emiten operator taksi itu.

Harga saham TAXI pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (28/9/2015), melorot 9,88% ke level Rp365 per lembar. Dalam sebulan terakhir, saham TAXI telah ambrol dari Rp780 per lembar.

Bahkan, dalam setahun terakhir, return saham TAXI negatif 73,65% dan sejak awal tahun terkoreksi 68,80%. Kapitalisasi pasar saham TAXI mencapai Rp783,14 miliar. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});