Sambangi Pekanbaru, Jokowi Tekankan Tiga Poin Atasi Karhutla

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Sambangi Pekanbaru, Jokowi Tekankan Tiga Poin Atasi Karhutla Kabut asap tebal di Pekanbaru, Riau. (Foto: ACT)

Winnetnews.com - Kabut asap di Pekanbaru, Riau, makin tebal saja, padahal Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah berulang kali mengimbau kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat agar segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sudah semakin parah ini.

Bahkan, karhutla ini tersebar hingga ke negara tetangga, Malaysia dan Singapura. Dampaknya, sejumlah sekolah diliburkan. Menindaklanjuti karhutla itu, Jokowi bergerak cepat dengan mendatangi Riau, Senin (16/9/2019) malam. Disambut kabut asap nan tebal, Jokowi beserta rombongan langsung menuju penginapan dan menggelar rapat terbatas (ratas) terkait karhutla di Riau.

Melansir goriau.com, ada tiga poin penting yang ditekankan Jokowi. Tiga poin itu harus mendapat perhatian serius dari pemda, menteri terkait, dan aparat keamanan TNI maupun Polri. Poin pertama yang ditekankan Jokowi, meminta pemda agar dapat mengatasi karhutla yang telah meluas hingga menghanguskan puluhan ribu hektare itu.

Foto: Tempo.co

"Luas lahan yang terbakar sudah mencapai puluhan ribu hektare, jangan sampai ini mengganggu aktivitas penerbangan yang bisa berimbas pada pertumbuhan ekonomi dan aktivitas ekonomi di Riau yang tidak kita harapkan," kata Jokowi memulai ratas di salah satu hotel di Pekanbaru, Senin (16/9/2019).

Poin kedua, Jokowi meminta aparat hukum untuk menindak tegas pelaku-pelaku pembakar hutan tanpa pandang bulu. Jokowi menginginkan aparat penegak hukum harus bertindak tegas kepada perusahaan maupun perseorangan yang menjadi terduga pelaku karhutla itu.

Poin ketiga, Jokowi meminta agar Satuan Tugas (Satgas) pencegahan dan penanggulangan karhutla dapat bekerja maksimal dengan melakukan pencegahan sejak dini.

"Lakukan pencegahan agar karhutla tidak merembet ke lokasi lain, baik ke kawasan gambut, hutan, apa lagi sampai masuk wilayah pemukiman," tutupnya.

Apa Reaksi Kamu?