Sampai Hari ini, Ada 31 Kasus Baru Infeksi Virus Zika di Singapura

Sampai Hari ini, Ada 31 Kasus Baru Infeksi Virus Zika di Singapura

Jumat, 2 Sep 2016 | 10:43 | Gunawan Wibisono
WinNetNews.com - Dalam beberapa hari terakhir ini, di Singapura memang sedang ramai virus zika, sampai-sampai pemerintah Indonesia mengeluarkan travel advisory ke Singapura bagi seluruh warga Indonesia. Kabar terbaru, Kementerian Kesehatan Singapura merilis 31 kasus baru infeksi virus Zika. Virus yang berasal dari nyamuk Aedes Aegypti itu ditularkan secara lokal.

"Dari 31 kasus tersebut tiga orang tidak terkait dengan kasus yang ada sebelumnya. Mereka tinggal di Tagore Avenue, Yishun Jalan 81 dan Harvey Crescent," kata Kementerian Kesehatan Singapura, Kamis (1/9). 

Kementerian Kesehatan Singapura juga menyebutkan salah satu kasus yang dikonfirmasi penderitanya adalah perempuan hamil. Perempuan ini terkait dengan kasus di Aljunied Crescent / Sims Drive.

Baca juga: Pemerintah Keluarkan Travel Advisory ke Singapura

Dokter yang memeriksanya telah menindaklanjutinya dengan memberikan dukungan dan konseling. Selain itu, lima kasus lain yang terdeteksi adalah hasil uji coba terhadap kasus sebelumnya.

Dari 236 sampel yang diambil, 53 di antaranya positif dan 184 lainnya negatif. Virus Zika pertama kali mewabah di wilayah Amerika Selatan. Dalam beberapa bulan kemudian, penyebaran virus ini terus menyebar ke sejumlah wilayah di dunia termasuk Eropa dan Asia.

Virus ini dapat menyebabkan microcephaly, sebuah kondisi cacat lahir yang ditandai dengan ukuran kepala mengecil. Virus ini juga menyebabkan kelainan otak yang parah dan masalah perkembangan bayi.

Selain microcephaly, Organisasi Kesehatan Dunia WHO mengatakan terdapat hubungan ilmiah yang kuat bahwa Zika dapat menyebabkan Guillain-Barre. Guillain-Barre adalah sindrom neurologis langka yang menyebabkan kelumpuhan sementara pada orang dewasa.


MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...