Samsung Tunda Rilis Fitur Elektrokadiogram
Foto: Tribunnews.com

Samsung Tunda Rilis Fitur Elektrokadiogram

Selasa, 31 Mar 2020 | 13:20 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Samsung Galaxy Watch Active 2 yang dirilis pada bulan September 2019 dengan sensor yang dibutuhkan untuk menghadirkan elektrokardiogram, namun Samsung berjanji akan menghadirkan fitur ECG ini akan diaktifkan pada akhir kuartal pertama tahun 2020.

Mengutip Medcom.id, Selasa (31/3), pihak yang bertanggung jawab atas fitur ECG ini pada Galaxy Watch Active 2 mengonfirmasi bahwa fitur tersebut masih dalam pengembangan dan akan tiba di masa mendatang.

Namun, hingga saat ini belum tersedia update informasi terkait tanggal kehadiran fitur ECG tersebut di Samsung Galaxy Watch Active 2. Sebagai informasi, ECG merupakan yang mengukur aktivitas elektrikal dari detak jantung pengguna.

Fitur ini akan dapat memberitahukan dokter jika terjadi detak jantung tidak biasa atau jika ada bagian dari detak jantung terlalu cepat dan melebihi batas normal. Sementara itu, Apple Watch Series 4 dan 5 menjadi smartwatch mainstream pertama yang berbekal fitur ECG.

Kemudian, jam tangan cerdas karya produsen lain turut menghadirkan fitur ini pada perangkat karya mereka, termasuk Samsung Galaxy Watch Active 2, Xiaomi Smart Watch 2 ECG Edition, Oppo Watch, dan Withings ScanWatch.

Sebelumnya, beredar gambar terkait dengan generasi kedua dari Samsung Galaxy Fold, meski tidak menghadirkan update informasi terkait ponsel berlayar lipat tersebut. Gambar ini disebut ditujukan sebagai visual sehingga dapat membayangkan tampilan Galaxy Fold generasi selanjutnya.

Gambar ini menampilkan perangkat dengan desain familiar, namun dengan layar sekunder berponi lebih besar, modul kamera serupa modul pada lini Galaxy S20 dan desain lubang untuk kamera, menggantikan desain potongan pada Galaxy Fold generasi pertama.

Selain itu, gambar ini menampilkan desain lipat dengan tanpa jeda terlihat saat perangkat dalam kondisi tertutup. Hal ini dimungkinkan berkat engsel baru yang juga digunakan oleh smartphone berlayar lipat karya Samsung lainnya, Galaxy Z Flip.

Samsung dilaporkan menerima petisi dari pengguna setia produknya. Menariknya bukan karena mereka merasa dirugikan melainkan menuntut keadilan bagi pengguna di seluruh benua. Petisi ini terkait perbedaan spesifikasi yang dibuat oleh Samsung.

Dilaporkan bahwa sebuah petisi di platform Change.org ditujukan kepada Samsung sudah ditanda tangani oleh lebih dari 9.500 akun pengguna Change.org dengan target mencapai 10.000 suara. Petisi ini dibuat oleh akun bernama Daniel H yang berasal dari Birmingham, Inggris.

Petisi ini berisi tuntutan kepada Samsung untuk berhenti menggunakan chipset buatan mereka sendiri yaitu Exynos di jajaran smartphone kelas atas dan menengah. Dia menuntut Samsung menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon di perangkatnya tanpa membedakan produk di beberapa benua.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...