Sandiaga Mengaku Malu Jika Pemprov DKI Tidak Mendapat Predikat WTP
Sumber : Istimewa

Sandiaga Mengaku Malu Jika Pemprov DKI Tidak Mendapat Predikat WTP

Selasa, 1 Mei 2018 | 20:03 | Oky

Winnetnews.com - Pemprov DKI Jakarta sedang menyiapkan laporan keuangan agar mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, untuk mendapatkan WTP dari BPK, diperlukan kerja sama dari semua pihak.

"Jadi begini, kaki jadi kepala, kepala jadi kaki. Kita melakukan ini semua bahwa kita comply (memenuhi) dan kita akan dapat opini Wajar Tanpa Pengecualian," kata Sandi saat membuka acara pengarahan laporan keuangan Pemprov DKI di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (30/4).

Sandi mengungkapkan akan merasa malu apabila DKI Jakarta tidak mendapatkan WTP. Apalagi dengan latar belakangnya sebagai akuntan, sehingga ia berkomitmen Pemprov harus bisa mendapatkan WTP.

"Soalnya tragis juga, wakil gubernur ini akuntan dan banyak (dapat) penghargaan waktu menjadi direktur keuangan, waktu jadi kayak treasury (bendahara) seperti Pak Michael (Kepala BPKD). Begitu sampai di Pemprov tidak dapat WTP, malu saya. Malu banget,” ujarnya.

Sandi bercerita sempat ada keraguan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan perihal target WTP Pemprov DKI. Namun, Sandi meyakinkan Anies bahwa Pemprov bisa meraih WTP asalkan ada kerja sama yang baik dari berbagai pihak.

“Jadi ini saya minta sama Pak Gubernur. Waktu di awal, Pak Gubernur menawarkan 'San, kalau tidak bisa dan perlu waktu'. Tapi saya bilang 'Tidak bisa, Pak. Ini karena kalau misalnya audit ini adalah leadership. Kita kalau misalnya fokus bersama-sama, mestinya bisa dapat (WTP)'. Kan kita hanya perlu kooperatif. Jangan ada yang tidak ditindaklanjuti. Cuma itu saja,” tuturnya.

“Saya mengalami perusahaan saya yang jeblok sekalipun juga, dapat WTP. Kenapa? Karena kita kooperatif, kita transparan. Jurnal koreksinya kita ikutin. Dapat WTP. Itu saja kok. Simpel saja. Dan kalau pencatatan perlu diperbaiki, ya kita perbaiki,” tambahnya.

Untuk itu Sandi meminta jajaran di Pemprov DKI terus bekerja keras mewujudkan target WTP yang persiapannya sudah dilakukan sejak bulan Oktober 2017. Sandi berharap segala rekomendasi yang diberikan oleh BPK harus dilaksanakan semaksimal mungkin.

“Saya berpesan agar seluruh rekomendasi BPK RI dapat ditindaklanjuti dengan tuntas. Jangan setengah-setengah. Kerja kalau setengah-setengah, tidak tuntas, tidak akan dapat nilai bagus. Sama kayak lari marathon. Larinya 42 km tapi berhenti di km 40. Tidak tuntas, tidak finish, tidak dapat WTP,” pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...