Satu Anggota DPRD DKI Tolak Pemakzulan Ahok

Satu Anggota DPRD DKI Tolak Pemakzulan Ahok

Kamis, 9 Jun 2016 | 09:07 | Zaenal Arifin
Winnetnews.com - Satu anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, Aristo Purboadji Pariadji secara terbuka menolak upaya pemakzulan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melalui Hak Menyatakan Pendapat (HMP).

Aristo menyatakan secara tegas, menolak menandatangani edaran HMP karena itu tidak tepat, bahkan alasannya tidak kuat dan bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi seperti yang diusung Fraksi Gerindra.

Penegasan tersebut disampaikan terkait dengan beredarnya HMP sejak pertengahan Mei 2016 dan hingga saat ini dari 15 anggota Fraksi Partai Gerindrandi DPRD DKI , tinggal satu anggota yang belum setuju.

Aristo mengemukakan sejumlah alasan penolakan itu antara lain, ormas yang diduga menekan Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik untuk menggulirkan HMP, tidak jelas.

Ormas itu adalah Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU) dan Koalisi Tionghoa Antikorupsi.

"Tuntutan mereka juga tidak jelas. Salah satu tuntutannya, Pak Ahok harus dimakzulkan karena mempraktikan 'e-budgeting' karena dianggap melanggar UU terkait anggaran," katanya. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...