Satu Kekurangan MRT Jakarta yang Paling Mencolok

Daniel
Daniel

Satu Kekurangan MRT Jakarta yang Paling Mencolok Foto: Daniel/Winnetnews.com

Winnetnews.com - Moda Raya Terpadu (MRT) memang telah resmi beroperasi sejak awal bulan ini. Namun kekurangan masih ditemukan di sana-sini. Salah satu yang paling mencolok adalah sulitnya telepon genggam atau smartphone mendapatkan sinyal yang baik ketika kereta berada di jalur bawah tanah.

Hal ini jadi keluhan sejak pertama kali MRT dibuka untuk diuji coba secara gratis oleh masyarakat. Selain sinyal yang begitu minim, dampaknya juga berimbas pada ketidakmampuan penumpang untuk mengakses internet dan melakukan hubungan telefon ketika sedang berada di dalam kereta.

Menurut Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional, Garuda Sugardo, ketersediaan layanan seluler untuk masyarakat pengguna MRT merupakan sesuatu yang sangat penting dan krusial. Garuda mengatakan: “Ini tak hanya masalah memenuhi hasrat berkomunikasi pengguna, tetapi juga untuk antisipasi jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.”

Garuda menambahkan akses komunikasi yang lancar juga akan membantu jikalau ada situasi “krisis kala MRT berada di dalam terowongan.” Sebab menurutnya untuk moda transportasi yang memanfaatkan jalur bawah tanah, maka keberadaan “tenaga listrik dan redundansi harus tersedia.”

Sejauh ini hanya operator Telkomsel dan Smartfren saja yang sudah resmi memasang jaringannya di sepanjang rute yang dilewati oleh MRT. Operator lain seperti XL Axiata, Indosat Ooredoo, hingga Tri Indonesia masih berusaha untuk mengikuti langkah Telkomsel dan Smartfren.

Apa Reaksi Kamu?