Say No to Sex saat Pacaran!

Oky
Oky

Say No to Sex saat Pacaran! www.wowmenariknya.com

Winnetnews.com - Faktor yang sering menjadi alasan remaja untuk melakukan sex saat pacaran adalah pemaksaan, ancaman yang dilakukan si cowok kepada si cewek, dan cinta yang salah pengertian. Ancaman dan pemaksaan ini sering dikategorikan sebagai kekerasan seksual dalam hubungan pacaran (KDP), angka kekerasan dalam pacaran (KDP) pada tahun 2015 cukup tinggi. Di tahun 2018, CATAHU juga menemukan bahwa pelaku kekerasan seksual tertinggi di ranah privat/personal adalah pacar sebanyak 1.528 orang.

source:https://www.kemenpppa.go.id

Ancaman dan pemaksaan ini sering kali berujung pada kekerasan fisik hingga pembunuhan kepada si cewek, jika si cewek tidak dapat memenuhi keinginan pasangannya. Pada akhirnya, apapun yang dikatakan pacarnya akan dituruti dan mereka akan melakukan hubungan sex terus menerus sampai si cowok merasa terpuaskan dan hubungan mereka pada akhirnya harus berakhir.

Kata Mereka Mengenai Sex Dalam Pacaran

Hasil wawancara dengan beberapa korban menyatakan bahwa mereka melakukan sex karena takut disebarkan foto dan video bugil mereka ke media sosial, walaupun mereka sadar bahwa sex saat pacaran itu adalah salah dan mereka ingin menghentikannya, namun tidak bisa karena ancaman yang terus dibuat oleh si cowok.

Mereka mengatakan, pertama melakukan sex saat pacaran itu dikarenakan salahnya pandangan mengenai cinta yang sejati, mereka menganggap bahwa cinta sejati itu adalah dengan melakukan sex, sedangkan cinta yang sejati adalah dengan menikah. Mereka menganggap bahwa menikah belum dapat mereka lakukan karena keterbatasan usia dan pemasukan (pekerjaan), sedangkan sex dianggap lebih mudah dilakukan, hingga akhirnya mereka sadar bahwa sesungguhnya melakukan sex saat pacaran adalah tindakan bodoh, tidak ada hubungan yang abadi selain menikah.

Hubungan pacaran masih dapat diakhiri dan pihak si cowok tidak bertanggung jawab dengan apa yang telah terjadi di antara mereka, sedangkan si cewek akan merasa terganggu dengan kejadian yang pernah terjadi.

Mengapa Sex saat Pacaran Berbahaya?

Menurut Psikolog, Rena Masri, M.Psi dari organisasi Cinta Setara, sex bebas saat pacaran memiliki dampak yang paling negatif yaitu hilangnya rasa percaya diri yang dapat menyebabkan depresi dan menganggap bahwa dirinya kotor dan tidak suci lagi, tidak ada yang mau dengannya.

Banyak hal buruk dari sex saat pacaran (terutama untuk wanita) yaitu mental dan psikis yang terganggu karena sebenarnya perkembangan otak remaja belum sepenuhnya berkembang, kurangnya rasa percaya diri karena sesungguhnya mereka belum mengetahui masa depan yang akan datang, apakah sesungguhnya kekasihnya akan menjadi suaminya? Apabila hubungan dengan kekasihnya selesai, maka mereka biasanya merasa takut tidak diterima oleh kekasihnya nanti. Inilah salah satu alasan untuk tidak melakukan sex saat pacaran, masa depan yang hancur dan generasi selanjutnya dengan moral yang hancur.

Sex dalam pacaran yang sudah dianggap biasa di kalangan millennial dapat dibuktikan dengan adanya survei yang dilakukan oleh Komite Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Kementrian Kesehatan, (Kemenkes) pada Oktober 2013 dan memaparkan bahwa sekitar 62,7% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks di luar nikah. Sex yang biasa di millenial akan merusak moral generasi selanjutnya, apabila budaya ini terus berkembang di masyarakat, maka moral generasi penerus bangsa menjadi rusak. Generasi selanjutnya akan menganggap sex dalam pacaran adalah hal biasa dan boleh dilakukan, sedangkan budaya Indonesia sangat mengutamakan moral dan agama.

Nah, itu adalah alasan mengapa sex dilarang. Yuk girls, jadilah lebih pintar dalam menjalin hubungan pacaran. Hindari sex saat pacaran sebelum kamu menyesal.

 

Ditulis oleh Evelyn Andriana

Mahasiswi LSPR Jakarta

Apa Reaksi Kamu?