Sean Gelael Raih Satu Poin di Azerbaijan
ilustrasi

Sean Gelael Raih Satu Poin di Azerbaijan

Sabtu, 28 Apr 2018 | 21:47 | Rusmanto

WinNetNews.com - Sean Gelael mendapat satu poin dari feature race F2 Azerbaijan. Ini setelah pebalap Prema Racing itu finis posisi kesepuluh.

Pada balapan yang dihelat di sirkuit Baku City, Sabtu (28/4/2018) sore WIB, Sean yang start posisi ke-14 punya start yang tidak oke. Di tikungan pertama selepas start, Sean bersenggolan dengan pebalap Charouz Racing Team Louis Deletraz.

Sean kemudian masuk pit untuk mengganti ban kanan yang pecah. Namun, kondisi mobil Sean tidak sepenuhnya normal dengan adanya masalah di bagian depan mobilnya.

Tak cuma Sean, rekan setimnya di Prema Nyck De Vries juga mengalami balapan yang kacau di Baku mengingat banyaknya insiden.

Sempat menyodok ke posisi kedua, De Vries tak mampu menjaganya dan malah kehilangan kontrol ketika setengah balapan berjalan. Mobilnya melintir dan membuat safety car masuk.

Safety car kembali masuk lintasan setelah mobil pebalap Campos Racing Roy Nissany menabrak tembok. De Vries makin apes karena dia harus masuk pit stop dan tak bisa melanjutkan balapan karena masalah teknis.

Selain De Vries, ada juga Artem Markelov dan lima pebalap lain yang tidak bisa melanjutkan balapan. Beruntung Prema masih bisa mendapat angka setelah Sean finis posisi ke-10 dan meraih satu poin.

Posisi pertama diambil pebalap DAMS Alexander Albon disusul pebalap ART Grand Prix Jack Aitken dan pebalap tim Charouz Antonio Fuoco. Nasib sial dialami pebalap Russian Times Artem Markelov. Dia tidak bisa melanjutkan balapan karena mesin mobilnya jebol.

"Kondisi mobil saya memang sudah tidak ideal sejak insiden itu. Namun, saya terus berupaya maksimal dan fokus untuk bisa bertahan menyelesaikan balapan sebaik mungkin," kata Sean dalam rilis kepada detikSport.

Bagi Sean ini merupakan raihan poin keduanya musim ini setelah mendapat enam poin saat finis keenam di feature race Bahrain. Sean masih bepeluang mendapat poin lagi pada balapan Sprintbesok.

"Sean berjuang selama balapan dan bisa finis kesepuluh karena dia mampu membalap dengan kepala dingin," tutur eks pebalap F1 Jean Alesi. (detiksport)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...