Sebagian Besar Anggota Partai Republik Tarik Dukungan dari Trump

Sebagian Besar Anggota Partai Republik Tarik Dukungan dari Trump

Rabu, 3 Agt 2016 | 08:31 | Rusmanto
WinNetNews.com - Sebagian besar anggota Partai Republik termasuk anggota kongres mengatakan tidak akan memilih Donald Trump. Mereka beralasan, Trump tidak pantas untuk menjadi presiden.

Dilansir dari BBC, Selasa (2/8/2016), Richard Hanna anggota Kongres Partai Republik dari New York menjadi yang pertama mengungkapkan bahwa dirinya akan memilih Hillary Clinton dari Demokrat pada pemilihan presiden. Hanna mengatakan bahwa Trump hanya bisa membuat malu bangsa.

Beberapa anggota Partai Republik lainnya juga mulai menarik dukungannya dari Trump. Pernyataan Trump soal kebijakan tentang perempuan, imigran gelap dan Muslim menjadi alasan kuat penarikan tersebut.

Hanna yang sudah pensiun pada bulan November lalu menegaskan bahwa dirinya telah mempertimbangkan suaranya untuk Hillary. Hal itu telah dipikirkannya berbulan-bulan.

Keinginannya semakin kuat saat Trump berbicara soal Khizr dan Ghazala Khan. Pada konvensi nasional Demokrat pekan lalu, Khan, ayah dari seorang tentara Muslim AS yang tewas di Irak mengkritik rencana Trump untuk melarang umat Islam memasuki AS sementara.

Trump kemudian menanggapi dengan menyerang keluarga Gold Star, sebutan untuk keluarga yang kehilangan kerabat di Irak tersebut. Serangan Trump tersebut kemudian secara cepat ditanggapi oleh Partai Republik, Partai Demokrat dan kelompok veteran yang langsung mengutuknya.

Sally Bradshaw, seorang penasehat mantan Gubernur Florida Jeb Bush hari ini juga mengungkapkan bahwa pencalonan Trump telah meyakinkannya untuk meninggalkan Partai Republik. Dia akan memilih Hillary walau ia menduga Trump bisa menang di daerah asalnya, negara bagian Florida.

Sampai saat ini banyak anggota Partai Republik yang menentang Trump namun juga menginginkan untuk berhenti mendukung Hillary. Sehingga mereka pun menginginkan adanya kandidat presiden ketiga.

Hillary saat ini cukup aktif mengajak beberapa anggota Partai Republik ke dalam acara konvensinya. Dalam konvensinya, Hillary juga mengundang beberapa pembicara dari Republik, independen, dan mantan Wali Kota New York Mike Bloomberg.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...