Sebelum Perry Warjiyo Dilantik, Mirza Jabat Gubernur BI Sementara

Rusmanto
Rusmanto

Sebelum Perry Warjiyo Dilantik, Mirza Jabat Gubernur BI Sementara ilustrasi

WinNetNews.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo akan memasuki masa purnatugas pada 23 Mei 2018 mendatang. Dia baru saja menyelesaikan Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan terakhirnya sebagai pucuk pimpinan BI-1.

Usai konferensi pers pengumuman hasil RDG Mei 2018, Agus mengatakan, akan menyerahkan jabatannya kepada Deputi Gubernur Senior Mirza Adityaswara tepat pada Rabu depan atau tepatnya satu hari sebelum pelantikan Gubernur BI terpilih Perry Warjiyo.

"Pada tanggal 23 Mei saya akan selesai di Bank Indonesia. Tetapi, saya akan menyerahkan jabatan saya terlebih dulu kepada pak Mirza sebelum pak Perry dilantik besoknya," kata Agus, Kamis (17/5/2018).

Keputusan untuk menyerahkan jabatan BI-1 kepada DGS, murni karena dia tidak ingin ada kekosongan jabatan utama di bank sentral, walaupun itu cuma satu hari. Maka, Mirza Adityaswara akan memegang kendali di BI selama beberapa jam sebelum pelantikan Perry Warjiyo.

Dalam kesempatan tersebut, Agus merasa bersyukur dan bahagia bisa menyelesaikan masa jabatannya selama 5 tahun di bank sentral. Sesuatu yang selama ini hampir tidak pernah dilakukan selama dirinya berkarir sebagai bankir.

"Ini lebih khusus karena saya bisa menyelesaikan jabatan. Jadi bisa tahu akhir dari periode. Biasanya gak pernah selesai. Di Mandiri, Permata, BPPN, Menteri Keuangan. Jadi selalu belum selesai. Yang ini [Gubernur BI] selesai," jelasnya.

Sebagai informasi, di akhir kepemimpinannya, Agus Marto memutuskan untuk menaikan tingkat suku bunga acuan 7 Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,5%. Keputusan tersebut diambil, sejalan dengan dinamika yang terjadi. (cnbcindonesia)
 

Apa Reaksi Kamu?