(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sebuah Perusahaan Australia Diduga Bakar Hutan Kalimantan

Rusmanto
Rusmanto

Sebuah Perusahaan Australia Diduga Bakar Hutan Kalimantan

WinNetNews.com - Sebuah perusahaan Australia dikabarkan sedang dalam penyelidikan kepolisian dengan dugaan terlibat pembakaran hutan di Kalimantan untuk perkebunan kelapa sawit.

Sydney Morning Herald melaporkan Kayung Agro Lestari, perusahaan Australia yang beroperasi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, adalah satu dari 42 perusahan yang diduga melakukan pembakaran hutan.

Pembakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera menyebabkan bencana kabut asap di kedua pulau itu. Kabut asap menyeberang ke Singapura dan Malaysia.

Kepolisian Indonesia mengatakan menyelidiki 232 kasus kebakaran hutan dan perkebunan sejak 1 Oktober lalu. Sebanyak 42 kasus melibatkan perusahaan besar, termasuk dua perusahaan investasi asing; Kayung Agro Lestari dan PT ASP dari China.

Baca juga: PEMERINTAH DIMINTA LEBIH SERIUS TANGANI BENCANA ASAP

Dalam pernyataan akhir bulan lalu, Kayung Agro Lestari mengatakan bahwa pada 22 September, 356 dari 17.998 hektar lahan konsensinya terbakar. "Kebakaran disebabkan percikan api dari kebakaran di luar daerah perkebunan kami. Angin kencang menyebabkan api menjalar, sehingga kebun kami ikut terbakar," demikian keterangan Kayung Agro Lestari.

Kayung Agro Lestari mengatakan mereka terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan badan penanggulangan bencana daerah untukmemerangi kebakaran, serta terus menyelidiki penyebabnya.

"Kami menyaksikan bagaimana api menjalar ke area perkebunan kami," demikian keterangan pers perusahaan itu seperti dikutip Sydney Morning Herald. "Kami juga mencatat lima orang utan melarikan diri dan pindahke kawasan konservasi kami. Orang utan itu tidak terluka."

Kayung Agro Lestari adalahanak perusahaan dari PT Austindo Nusantara Jaya Agri, anggota Roundtable on Sustainable Palm Oil badan yang mengeluarkan sertifikasi minyak kelapa sawit layak ekspor.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});