Sebut Kemenkeu Bangga Lakukan Utang, Prabowo Dinilai Lakukan Penghinaan

Daniel
Daniel

Sebut Kemenkeu Bangga Lakukan Utang, Prabowo Dinilai Lakukan Penghinaan Foto: Detik/Rengga Sancaya

Winnetnews.com - Lagi-lagi penyataan kontroversial dilontarkan oleh Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02. Pada pidato yang ia lakukan pada deklarasi dukungan Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTSI), ia menyebut Menteri Keuangan bangga untuk melakukan utang.

Menurut Prabowo, hal itu ia sampaikan karena situasi utang pemerintah saat ini sudah tidak wajar. Ia mengatakan Menteri Keuangan sebaiknya berganti nama menjadi menteri pencetak utang. Pernyataan tersebut sontak menuai reaksi dari Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti.




Menurut saya jangan sebut lagi menteri keuangan tapi mungkin menteri pencetak utang. Bangga untuk utang, yang bayar orang lain,” kata Prabowo.

Menurut Nufransa pernyataan yang dilontarkan Prabowo sangat mencederai perasaan pekerja Kemenkeu. Ia menegaskan utang adalah bagian dari kebijakan yang dibuat pemerintah untuk menjaga perekonomian.

“Apa yang disampaikan oleh Calon Presiden Prabowo sangat menciderai perasaan kami yang bekerja di Kementrian Keuangan. Siapa pun tidak sepantasnya melakukan penghinaan atau mengolok-olok nama sebuah institusi negara yang dilindungi Undang-Undang. Apalagi seorang calon presiden,” ujar Nufransa lewat akun Twitternya.

“Pengelolaan utang diatur dalam undang-undang dan pengajuannya harus melalui pesetujuan DPR. Utang adalah bagian dari pembiayaan yang merupakan bagian dari kebijakan fiskal (APBN),” tambahnya.

Apa Reaksi Kamu?