Sebut 'Sebungkus Nasi', Kapolda Jawa Barat Lagi Ngode Soal Kasus?
Ilustrasi nasi bungkus/Istimewa. Inside Foto: Dokumentasi Polda Jawa Barat

Sebut 'Sebungkus Nasi', Kapolda Jawa Barat Lagi Ngode Soal Kasus?

Senin, 31 Jul 2017 | 13:25 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Driver becak, petugas kebersihan dan beberapa warga di sekitar Mapolda Jawa Barat kaget bukan kepalang. Sebabnya, aparat di Mapolda mendadak menghampiri mereka. Bingung dan takut, sejenak menghampiri raut wajah mereka.

"Selain bisa meringankan beban bagi warga yang kurang mampu, kegiatan ini juga adalah wadah untuk menyumbangkan sebagian harta yang dimiliki ke jalan Allah SWT," kata Anton di Mapolda Jawa Barat, Senin (31/07/2017).

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Anton Charliyan ternyata tengah mengajak seluruh anggotanya mengikuti salah satu programnya. Diberi nama 'Gerakan Berbagi Sebungkus Nasi' yang ditujukan kepada warga kurang mampu di kawasan Jawa Barat.

“Untuk itu mari bersedekah melalui gerakan berbagi sebungkus nasi. Berbagi, bersedekah tidak dinilai dari banyaknya, tapi bersedekah yang istiqomah adalah yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga mencontohkannya, seperti dikutip dari keterangan resmi, dengan membagi-bagjkan sebungkus nasi dan sekantong beras di pintu masuk Mapolda. Para driver becak, petugas kebersihan dan beberapa warga terlihat tak mampu menahan rasa bahagia.

“Mungkin sebungkus nasi buat kita tidak berharga sama sekali, tapi bagi yang membutuhkan, sebungkus nasi itu sangat berarti, jadi mari sisihkan sedikit harta kita untuk disedekahkan,” ujarnya.

Gerakan sejenis ini juga sudah dilakukan oleh Polres Karanganyar yang diberi nama 'Sesar Jum'at' atau 'Sebar Sarapan di Hari Jum'at'. Sementara itu, Polres Situbondo juga sudah memulai gerakan sejenis ini dengan membagikan sembako (beras) kepada driver becak dan warga kurang mampu lainnya.

image0

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...