Sebut Tempat Hiburan Banyak yang Melanggar, Anies Akan Lakukan Hal Ini
Sumber foto : Istimewa

Sebut Tempat Hiburan Banyak yang Melanggar, Anies Akan Lakukan Hal Ini

Sabtu, 14 Apr 2018 | 20:02 | Oky

Winnetnews.com - Banyak usaha hiburan di Jakarta yang melakukan pelanggaran. Namun Pemprov DKI kewalahan menangani hal tersebut. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku Pemprov DKI kekurangan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) untuk memroses usaha hiburan yang melakukan pelanggaran.

Anies pun berencana untuk menambah PPNS. Nantinya PPNS tersebut dilatih untuk dijadikan penyidik.

"Kami nanti akan tambah, kemarin sudah dibicarakan dengan kepala dinasnya bahwa kita memerlukan penambahan dan kita akan atur caranya supaya mereka mendapat pelatihan sehingga bisa bertindak sebagai penyidik," ujar Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Selatan, pada hari Jumat (13/4).

Menurutnya, penambahan PPNS mengawasi usaha hiburan penting. Terlebih saat ini pihaknya mendapat banyak laporan terkait tempat usaha hiburan yang diduga melanggar.

"Kita banyak terima laporan baik dari warga maupun lembaga pemerintah, yang lain tentang praktik-praktik tadi," tutur Anies.

"Di sisi lain kemarin sudah dibicarakan dengan kepala dinasnya bahwa kita memerlukan penambahan dan kita akan atur caranya supaya mereka mendapat pelatihan sehingga bisa bertindak sebagai penyidik," jelasnya.

Disebutkan Anies, laporan terhadap usaha hiburan yang melanggar sedang diperiksa. Namun Anies mengatakan proses pemeriksaan itu tidak bisa berlangsung cepat. Karena faktor kurangnya PPNS.

"Semuanya lagi diperiksa, tapi itu tadi, jumlah kita nggak cukup. Kenapa sih jumlah kita nggak cukup, berarti selama ini tidak pernah jadi prioritas. Jadi ketika harus memeriksa begitu banyak, ya perlu waktu yang lama. Dan ini akan jadi prioritas, kita ingin Jakarta kotanya aman, tidak ada orang tua yang anaknya kena narkoba. Tidak ada satu pun," jelas Anies.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...