Secara Sukarela Warga Patungan Rp 1.5 Juta Untuk Pasang Bendera Negara Peserta Asian Games
Sumber foto : Istimewa

Secara Sukarela Warga Patungan Rp 1.5 Juta Untuk Pasang Bendera Negara Peserta Asian Games

Kamis, 19 Jul 2018 | 06:11 | Oky

Winnetnews.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sempat menuturkan pemasangan bendera negara peserta Asian Games 2018 bertiangkan bambu, merupakan inisiatif dari masyarakat setempat.

Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu warga yang menginisiasi pemasangan tersebut, Thamran.

Dirinya mengaku awalnya hanya iseng ada ide untuk memasang bendera di kawasan Emporium Pluit Mall, lalu mengajak warga setempat untuk berpartisipasi.

"Sebenarnya awalnya ada ide saya masang bendera, Tapi bingung sempat karena duit dari mana, jadi memang akhirnya patungan tetapi kami bilang kalau ada yang mau bantu silahkan," katanya kepada JawaPos.com saat ditemui di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (18/7).

Thamran menyampaikan dari hasil uang patungannya bersama warga Penjaringan, Muara Baru RW 17 terkumpulah Rp 1,5 juta. Bahkan, Thamran mengatakan besok akan ditambahkan lagi bendera-bendera yang belum terpasang.

"1,5 juta tapi kan itu dari uang saya dan dibantu juga dari yang lain. 29 bendera baru terpasang tapi belum yang lain, rencananya besok pagi kami tambahkan," jelasnya.

Menurutnya semua ijin telah dikantongi dari Pemerintah Daerah setempat, dengan pesan tidak menggangu lalu lintas.

Thamran dan teman-temanya memasang bendera sejak Minggu (15/7). Thamran mengakui, bendera-bendera itu dibeli di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Sedangkan, batang-batang bambu dibeli di sekitar wilayah Jakarta Utara.

"Saya beli satu bambu itu Rp 55.000 tetapi ukurannya yang besar, kemudian bambunya saya belah-belah," tandasnya.

Lurah Penjaringan, Depika Rohmadi pun membenarkan hal tersebut. Menurutnya, ini murni inisiatif dari masyarakat sehingga terjadilah pemasangan bendera tersebut.

"Saya mengijinkan selama tidak menggangu masyarakat dan lalu lintas ya silahkan pasang saja. Ya semua sudah diklarifikasi ini dari masyarakat bukan dari Pemda. Kita memang belum masuk dalam menghias dari Pemerintah," ujar Depika saat dihubungi JawaPos.com.

Depika melihat inisiatif masyarakat dalam memeriahkan Asian Games 2018 tidak bisa dilarang. Pasalnya, dirinya memegang imbauan dari Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung segala aksi yang menyemarakkan Asian Games.

"Karena masih kosong ya kita nggak bisa melarang. Sebab ada himbauan untuk mendukung dan memeriahkan Asian Games, masa iya kita menyuruh warga menurunkan, nggak diapresiasi malah ditolak-tolak," tegasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...