Segala Sesuatu Terkait dengan Jet Lag
ilustrasi

Segala Sesuatu Terkait dengan Jet Lag

Sabtu, 14 Des 2019 | 06:16 | Rusmanto

Winnetnews.com -  Jet lag adalah suatu gangguan siklus tidur dan bangun pada tubuh (ritme sirkardian) yang disebabkan oleh terbang dengan pesawat dan melintasi satu atau lebih zona waktu. Melintasi zona waktu membuat seseorang sulit untuk tertidur, tetap tidur, atau tetap terjaga di siang hari. Semakin banyak zona waktu yang dilewati, semakin tinggi kemungkinan mengalami jet lag.

Jet lag mengakibatkan tubuh terasa lelah di siang hari, kesulitan untuk fokus, perasaan tidak enak badan, dan masalah pencernaan. Meski kondisi ini bersifat sementara, tetapi dapat mengganggu aktivitas. Nah, setelah mengetahui apa itu jet lag? Baca terus untuk mencari tahu penyebab, gejala hingga cara mengobati jet lag.

Penyebab Jet lag

Akibat melintasi dua zona waktu atau lebih menyebabkan gangguan pada ritme sirkadian. Berikut ini beberapa kondisi yang menyebabkan jet lag:

1. Gangguan Sirkadian

Jet lag terjadi ketika seseorang melewati dua zona waktu atau lebih. Kondisi ini membuat jam internal atau ritme sirkadian, tidak selaras dengan waktu di tempat baru.

Jet lag adalah kondisi yang menyebabkan tubuh tidak selaras dengan tempat baru, untuk itu tubuh membutuhkan beberapa hari untuk menyesuaikan diri, menyesuaikan siklus tidur dan bangun, dan fungsi tubuh lainnya, seperti lapar dan buang air besar.

2. Pengaruh Sinar Matahari

Dampak utama pada jam internal adalah sinar matahari yang memengaruhi melatonin, hormon yang membantu menyelaraskan sel di seluruh tubuh. Sel-sel tertentu dalam jaringan pada retina mengirimkan sinyal cahaya ke area otak yang disebut hipotalamus.

Sinyal cahaya rendah ketika malam hari, sehingga hipotalamus memberi tahu kelenjar pineal (organ kecil di otak) untuk melepaskan melatonin. Ketika siang hari, yang terjadi adalah sebaliknya dan kelenjar pineal menghasilkan melatonin yang sangat sedikit.

3. Tekanan dan Suasana Kabin Pesawat

Perubahan tekanan kabin pesawat dan ketinggian terkait dengan perjalanan udara dapat menyebabkan gejala jet lag. Selain itu, juga disebabkan oleh rendahnya tingkat kelembapan di pesawat.

Jika tidak minum air yang cukup selama penerbangan, tubuh bisa mengalami dehidrasi. Kondisi ini juga dapat menyebabkan gejala jet lag.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...