Segarnya Es Goyobod, Sesegar Udara di Tanah Garut

Segarnya Es Goyobod, Sesegar Udara di Tanah Garut

Selasa, 9 Mei 2017 | 14:09 | kontributor

winnetnews.com - Menapakan kaki ke Tanah Garut sepertinya gak lengkap jika tidak mencoba es goyobod. Es yang namanya unik ini ternyata berasal dari bahasa Belanda yang artinya basah. Goyobod adalah es tradisional yang memiliki citarasa unik berbeda dengan es-es tradisional yang berasal dari daerah lainnya.

Dalam segelas es goyobod, penikmat kuliner bisa merasakan kenyalnya aci, lembutnya potongan roti tawar, uniknya pacar cina sensasi asam-manis dari tape singkong, dan rautan buah kelapa yang gurih nan manis, menyatu dalam satu tegukan. Walaupun nama es goyobod berasal dari bahasa Belanda, es ini tidak mengandung keju sama sekali. Hanya kuahnya yang terdiri dari santan dan susu yang akan membuat es ini semakin gurih-gurih manis.

Untuk dijadikan menu takjil berbuka puasa, tentu es goyobod sangat cocok untuk disajikan. Manis, gurih, asam dan kenyal akan menyapa lidah dan mulut kamu setelah seharian berpuasa.

Es ini juga memiliki sejarah yang cukup panjang karena ditemukan pada 1930. Banyak versi cerita soal penemunya. Mulai dari Junaedi di Jakarta, yang memulai berdagang hingga diteruskan oleh anaknya, Usep di Bandung, sekitar tahun 1940, di daerah Banceuy.

Ada lagi cerita yang mengatakan, es goyobod pertama kali dijajakan oleh abah Aca yang berjualan di daerah Banceuy, namun ketika peristiwa Bandung lautan api terjadi, ia pindah ke Garut, dan usahanya dilanjutkan oleh anaknya.

Es goyobod dapat ditemukan di pedagang-pedagang gerobak yang menjajakan jualannya di alun-alun Garut, sebelah rutan Garut dan jalan Pajajaran, dan di sentra kerajinan kulit Sukaregang, jalan Rumah Sakit depan kantor arsip Garut, serta di sekitar Simpang Lima dan Pemda. Selamat mencari dan merasakan unik dan segarnya rasa es goyobod, es tradisional Garut, Jawa Barat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...