Segudang Bahaya Nikotin Rokok bagi Kulit Perempuan
via India Times

Segudang Bahaya Nikotin Rokok bagi Kulit Perempuan

Senin, 20 Jan 2020 | 16:35 | Marcia Angel

Winnetnews.com - Kata “rokok” sudah tidak asing lagi didengar. Sebagian orang yang memiliki keingintahuan besar, mencoba untuk merokok karena meniru orang lain di sekitarnya. Jika seseorang sudah memutuskan untuk merokok, hal tersebut dalam jangka panjang akan menjadi kebiasaan. Meski fakta menunjukkan orang mulai menggunakan rokok ketika mereka tidak cukup mengerti dan mengetahui betul apa itu rokok dan bagaimana rokok tersebut berpengaruh pada kesehatan. 

Dalam rokok, terhadap nikotin yang menyebabkan kecanduan sehingga orang bergantung kepada rokok dan jika tidak merokok, hidup akan terasa hampa. Nikotin, salah satu bahan kimia dalam rokok yang paling berbahaya. Dalam jumlah yang banyak, nikotin dapat menghentikan pernapasan. Ketika seseorang menghisap 1 batang rokok, artinya 2 – 3 nikotin telah masuk ke dalam tubuhnya. Rokok membuat ketagihan karena efek menenangkan yang dimilikinya, sehingga banyak orang yang menjadikan rokok sebagai pelampiasan stress dan rasa kesepian.  

Bahaya nikotin bagi kesehatan, antara lain adalah meningkatkan tekanan darah, frekuensi detak jantung dan sebagainya. Dalam jangka panjang, rokok dapat menyebabkan penyakit jantung dan paru – paru kronis. 

Nikotin tak hanya berbahaya bagi orang yang menghisapnya, namun juga meningkatkan resiko penyakit bagi perokok pasif atau mereka yang sering terpapar asap rokok.  Selain kesehatan, nikotin juga berbahaya bagi kulit. Yuk, simak beberapa bahaya rokok terhadap kulit dibawah ini.

Kulit kusam

Perempuan saling terobsesi untuk mendapatkan kulit yang cerah dan sehat. Untuk itu, mereka melakukan perawatan di klinik kecantikan atau dengan penggunaan produk skincare. Namun sayang jika hal tersebut tidak didukung oleh gaya hidup yang sehat, salah satunya adalah merokok yang tidak hanya berbahaya bagi kesehatan organ dalam, namun rokok juga membuat kulit kusam. Rokok adalah zat radikal bebas yang berpengaruh pada antioksidan, sehingga nutrisi dalam kulit tidak seimbang. Kulit menjadi kusam, dan tak cerah.

Penuaan dini

Jika menopause adalah hal yang dihindari oleh wanita, jangan sampai merokok dapat mempercepat datangnya proses tersebut. Ketika seorang perempuan mulai memasuki usia senja, kulit akan mengalami banyak perubahan, seperti lebih tipis, kerutan akan muncul dan jauh lebih kendur. Bahan kimia dalam rokok dapat merusak kolagen yang berpengaruh pada kelenturan dan elastisitas kulit. Akibatnya, keriput dan garis – garis halus akan terlihat. Sebagian besar perokok akan mengalami keriput di daerah sekitar bibir, karena menghisap rokok berulang kali dalam waktu yang lama. 

Banyak orang yang telah mengetahui bahaya rokok, namun sering kali diabaikan karena kondisi kesehatan perokok yang masih baik – baik saja. Namun merokok, sama saja dengan menabung penyakit sehingga resikonya lebih terasa saat di usia tua. Jika perokok, harus mulai berhenti agar tidak merasakan efek buruknya. Dan yang paling, melakukan perawatan kulit secara rutin untuk mendapatkan kulit yang sehat. (*)

 

 

--------------------
Marcia Angel adalah mahasiswi semester 4 di London School of Public Relations Jakarta.
*) Opini penulis dalam artikel ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Winnetnews.com.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...