Sejumlah Petinggi KAMI Ditangkap, Fadli Zon: Malu Kita Masih Menyebut Negara Demokrasi
Foto: Pikiran Rakyat

Sejumlah Petinggi KAMI Ditangkap, Fadli Zon: Malu Kita Masih Menyebut Negara Demokrasi

Rabu, 14 Okt 2020 | 10:52 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Anggota DPR RI Fadli Zon menyoroti ditangkapnya sejumlah petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) oleh Bareskrim Polri. Ia mengatakan, Indonesia harusnya malu kepada dunia karena masih berani menyebut diri sebagai 'negara demokrasi'.

Hal tersebut disampaikan Fadli lewat akun Twitter miliknya @fadlizon. Dalam cuitannya, Fadli Zon mengomentari pemberitaan mengenai petinggi KAMI Syahganda Nainggolan yang ditangkap kepolisian.

"Malu kita pada dunia masih berani menyebut 'negara demokrasi'" kata Fadli Zon, Selasa (13/10).

Menurutnya, cara pemerintah menangkap orang yang dinilai berbeda pandangan merupakan cara lama dan tak sepatutnya kembali digunakan di era demokrasi.

"Cara-cara lama dipakai lagi di era demokrasi. Perbedaan pendapat dan sikap dimusuhi dijerat, ditangkap," imbuhnya.

Fadli dalam cuitan tersebut juga menyindir pemerintah dengan menyebut kekuasaan tak pernah abadi.

"Padahal kekuasaan tak pernah abadi," lanjutnya.

Sebelumnya ramai diberitakan Bareskrim Polri menyatakan telah menangkap sejumlah petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), termasuk di antaranya Jumhur Hidayat. Polisi diketahui juga menangkap Deklarator KAMI Anton Permana.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono membenarkan kabar penangkapan sejumlah petinggi KAMI. Awi mengatakan bahwa Jumhur diringkus di kediamannyam Selasa (13/10) pagi .

"Iya Anton kemarin, kalau Jumhur tadi pagi ditangkap," kata Awi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...