Sekarang! Starbucks Bolehkan Tamu Nongkrong Lama Tanpa Beli

Sekarang! Starbucks Bolehkan Tamu Nongkrong Lama Tanpa BeliFoto:Istimewa

WinNetNews.com-  Toko kopi ternama, Stabucks sudah beberapa kali mengalami kasus SAR(suku, agama, ras, dan antargolongan)  terhadap pelanggannya. Dan baru-baru ini Starbucks mengeluarkan kebijakan baru.

Pada April lalu, dua pria berkulit warna tertentu dicokok polisi pada toko Starbucks di Philadelphia, Amerika Serikat. Dua pria itu hanya menumpang toilet dan tidak belanja apa pun. Kasus SARA kemudian terjadi lagi.

Pada Kamis 17/5/2018, oknum karyawan Starbucks di La Canada, California, Amerika Serikat, mencetak kertas dengan pesan bernuansa rasial kepada tamunya.

Karena kasus tersebut,  Starbucks sudah mengeluarkan surat edaran resmi pada Sabtu 19/5/2018 berisi panduan baku terhadap tamu. Itu dilakukan agar toko Starbucks menjadi nyaman bagi semua golongan. 

"Setiap orang yang datang ke area Starbucks, termasuk wilayah luar ruang dan toilet, adalah tamu. Tanpa perlu mempertimbangkan mereka membeli sesuatu atau tidak". kata Starbucks dalam pernyataannya. 

Peraturan baru itu diharapkan mencegah kasus SARA terjadi lagi di dalam Starbucks.  Seorang petinggi Starbucks menyebutkan kepada Wall Street Journal, selama ini perusahaan tidak memiliki aturan baku terkait kebebasan tamu "nongkrong" di tokonya.

Executive Chairman Starbucks Howard Schultz juga sudah  berpendapat bahwa menghargai kemajemukan adalah hal krusial bagi Starbucks. Berkaca dari hal tersebut, Starbucks saat ini resmi membebaskan semua kalangan masyarakat masuk dan menikmati toko Starbucks.