Skip to main content

Selain Ingin Disuap, Agus Mengaku Langgar Kode Etik

Selain Ingin Disuap, Agus Mengaku Langgar Kode Etik
Selain Ingin Disuap, Agus Mengaku Langgar Kode Etik

Jakarta, Winnetnews.com - Selain mengakui pernah hampir disuap, Calon Hakim Agung untuk kamar perdata Mochammad Agus Salim, juga mengakui dirinya pernah melanggar kode etik hakim pada 2013 lalu, karena pernah menerima pengacara atas kasus yang dia tangani.

Dia merasakan dirinya telah melanggar kode etik hakim atas perbuatannya. Pasalnya dia merasa ada aturan yang mengaturnya untuk tidak melakukan itu yaitu, kode Etik Hakim Bab II pasal 5 tentang larangan dan kewajiban tertulis bahwa pada poin tiga yang melarang hakim membicarakan suatu perkara yang ditanganinya di luar acara persidangan.

"Kemudian pada poin empat, hakim dilarang mengeluarkan pendapat atas suatu kasus yang ditanganinya, baik dalam persidangan maupun di luar persidangan mendahului putusan," kata Agus di Gedung Komisi Yudisial (KY), Jakarta, Senin (20/6/2016).

Agus menceritakan, pada saat itu ada seorang pengacara datang ke ruangannya, kemudian pengacara tersebut meminta perkara kliennya dimenangkan.

"Pengacara itu bilang, minta bantuan agar menang perkara. Ya saya jawab, buat saja pledoi sebaik-baiknya," tutur dia menceritakan.

Akibat kasus tersebut, kata Agus, negara mengalami kerugian puluhan miliar rupiah.

"Namun kasus itu telah merugikan negara sekitar Rp30 miliar," tuturnya.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top