Selain Produce X 101, Ahli Bidang Matematika Beberkan Bukti Ada Manipulasi di Penghitungan Suara "Produce 48"
Foto: Allkpop

Selain Produce X 101, Ahli Bidang Matematika Beberkan Bukti Ada Manipulasi di Penghitungan Suara "Produce 48"

Jumat, 30 Agt 2019 | 15:14 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Setelah babak final program Produce X 101, muncul tudingan adanya manipulasi voting. Program tersebut dicurigai memanipulasi hasil voting sehingga yang terpilih debut dalam boygroup X1 adalah nama-nama yang sudah ditentukan sebelumnya.

Dugaan ini kini masih terus diusut pihak berwenang Korea Selatan. Buntut tuntutan atas manipulasi voting di Produce X 101 ini berasal dari manipulasi di musim sebelumnya, yakni Produce 48 ikut dibahas.

image0

Pada hari Jumat (30/8), KBS merilis laporan analisis data "Produce 48" dengan profesor matematika. Mereka memperhatikan pola yang serupa dalam hasil voting final "Produce 48" dengan hasil pemungutan suara yang diumumkan pada episode terakhir "Produce X 101" yang kini masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

Ketika penghitungan suara akhir dari masing-masing 20 kontestan "Produce 48" teratas dikonversi menjadi persentase dari total penghitungan suara 4.452.177, persentasenya adalah semua angka yang melebihi 10 tempat desimal. Tetapi, ketika persentase dibulatkan ke tempat desimal keempat, tempat desimal ketiga dan keempat adalah "0" untuk semua 20 kontestan.

Sebagai contoh, persentase suara kontestan tempat ketiga adalah 6,6199973631 persen. Ketika ini dibulatkan ke tempat desimal keempat, persentasenya adalah 6,6200 persen. Persentase suara kontestan tempat keempat adalah 6,4100102040 persen, dan ketika ini dibulatkan ke tempat desimal keempat, persentase tersebut adalah 6,4100 persen. Kasus serupa untuk semua 20 kontestan.

Produce 48

image1

Produce X 101 

image2

Menurut para profesor matematika tersebut, peluang terjadinya ini adalah satu dari 1038. Menanggapi laporan ini, Mnet tak berkomentar banyak. Mereka menyatakan, "Kami sedang menunggu hasil penyelidikan."

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...