Skip to main content

Selama Bunga Bank Lebih dari 10%, Mustahil Ada Inovasi

Selama Bunga Bank Lebih dari 10, Mustahil Ada Inovasi
Selama Bunga Bank Lebih dari 10, Mustahil Ada Inovasi

Suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Indonesia masih tergolong tinggi bila dibandingkan dengan beberapa negara tetangga. Sebut saja Singapura, yang menawarkan suku bunga bank sekira 2 persen, Jepang 1 persen, dan Amerika Serikat (AS) 2,7 persen.

Ketua Komite Tetap Standarisasi dan Mutu Produk Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Azis Pane, mengatakan masih tingginya suku bunga bank di dalam negeri akan terus menyulitkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk berani mengambil langkah dalam berinovasi lebih dalam.

“Karena kalau bunga 12 persen, artinya saya musti bikin barang inovasi penemuan yang untungnya 20 persen biar saya bisa bayar utang 13 persen. Pakai pikiran donk. Selama bunga bank di atas 10 persen tidak mungkin ada inovasi,” ucapnya dalam acara MNC Business, Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Pasalnya, inovasi merupakan bagian tidak terpisahkan dari bisnis itu sendiri. Menurutnya, inovasi dapat dipegang, dihasilkan dan disalurkan oleh Perguruan Tinggi. “Inovasi kita dipegang seperti Perguruan Tinggi dan disebar ke masyarakat sehingga mengalir. Inovasi dan marketing is a business,” sebutnya.

Bahkan dituturkannya, dengan pemerintah yang telah menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari 12 persen menjadi sembilan persen pada tahun ini dinilai belum cukup, mengingat harus ada implementasinya.

“Bagaimana implementasinya? Kita masalahnya implementasinya. Tidak akan ada bangun negara dengan slogan, tapi bangun negara dengan kerja,” tegasnya.

(cn)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top