Skip to main content

Selama Ini Kita Lalai Soal Papua, Jokowi Akan Perbaiki

Selama Ini Kita Lalai Soal Papua, Jokowi Akan Perbaiki
Selama Ini Kita Lalai Soal Papua, Jokowi Akan Perbaiki

WinNetNews.com - Penembakan yang memakan korban jiwa masih saja terjadi di Bumi Cenderawasih, terakhir di Kabupatan Puncak Jaya Papua yang menewaskan empat orang pekerja pembangunan jalan. Soal kondisi di Papua, pemerintah pusat menyatakan tak perlu untuk saling menyalahkan karena sesungguhnya semua salah.

Ini dinyatakan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2016). Luhut menyatakan akan mengunjungi Universitas Cenderawasih, Papua, guna menjelaskan soal program pemerintah untuk Papua.

Baca juga: Kita Akan Lakukan Operasi di Papua Seperti di Poso

"Jelaskan program pemerintah, apa eloknya Papua itu, Papua ini Provinsi hebat, tapi selama ini kita lalai, semua lalai," tutur Luhut.

"Apa pendidikan yang kita kasih sama anak muda papua? Kan kurang, padahal uangnya ada, dananya ada, kesempatan ada, berapa triliun dana Otsus (Otonomi Khusus), kan besar, masa enggak bisa bikin boarding school untuk SMP-SMA, atau di tempat tertentu punya institute teknologi yang bagus, misalnya daerah Freeport?" tutur Luhut.

Luhut menilai pendidikan adalah aspek penting dalam hal perbaikan kondisi di Papua. Namun selama 48 tahun kehadiran PT Freeport di sana, dia mempertanyakan soal pengaruh positifnya di Papua. Kini Jokowi akan memperbaiki kondisi, namun perbaikan tentu butuh waktu dan tak mudah pula. Jokowi kini memerintahkan Luhut untuk pergi ke Uncen, Papua, untuk menjelaskan soal hal ini.

"Selama 48 tahun ada Freeport, apa? Siapa yang salah? Kita semua jangan saling tuding. Sekarang Jokowi mau memperbaiki itu. Dan itu enggak kayak membalik telapak tangan," kata Luhut.

Soal penembakan, sebagaimana diberitakan sebelumnya peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.45 WIT, Selasa (15/3/2016). Korban merupakan pekerja pembangunan jalan trans Papua di kabupaten Puncak (Illaga) - Mulia. 1 Ekskavator dan 1 buldoser dibakar. Sedikitnya empat pekerja bangunan tewas dalam penembakan itu. Polisi kini tengah memburu pelakunya.

disadur dari situs detik-news

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top