Semen Indonesia, Pembangunan Pabrik Rampung, Genjot Ekspor ke 3 Negara

Semen Indonesia, Pembangunan Pabrik Rampung, Genjot Ekspor ke 3 Negara

WinNetNews.com - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) akan genjot ekspor semen pada tahun 2017 mendatang. Rencana ekspor ini seiring dengan rampungnya dua pabrik semen, yakni Indarung VI di Sumatera Barat dan di Rembang, Jawa Tengah pada kuartal III tahun 2016 mendatang.

Masing-masing pabrik baru memiliki kapasitas 3 juta ton. Dua pabrik tersebut akan memberikan tambahan kapasitas mencapai 6 juta ton. Menurut Direktur Utama Semen Indonesia Suparni, perseroan melihat banyak peluang untuk melakukan kegiatan ekspor. Salah satu pasar yang dipandang potensial bagi SMGR untuk ekspor semen adalah Bangladesh.

"Bangladesh hanya punya satu pabrik, 85 persen kebutuhan semen di Bangladesh dari impor," ungkap Suparni. Di samping itu, Semen Indonesia pun melihat adanya pasar ekspor yang terbuka untuk ekspor semen ke Australia.

Suparni menyebutkan bahwa kebijakan pemerintahan Australia yang ketat terkait lingkungan menciptakan peluang bisnis yang menarik bagi Semen Indonesia. Kebijakan lingkungan tersebut menurunkan produksi semen namun konsumsinya tidak turun. Sehingga, Australia dapat menjadi pasar selanjutnya bagi perseroan.

Pasar potensial lainnya bagi Semen Indonesia adalah Myanmar. Permintaan semen di negara tersebut tinggi, sementara produksi dalam negeri tidak mampu mencukupi permintaan.  Permintaan dan kebutuhan semen di Myanmar mencapai 6 juta ton, sementara produksi pabrik setempat hanya 1 juta ton.

Di tahun 2015, ekspor semen SMGR hanya 391.000 ton. Angka ekspor yang rendah tersebut disebabkan melemahnya permintaan semen. Selain itu, pada semester I 2015, konsumsi semen domestik pun turun.

"Ekspor itu sebenarnya hanya di semester I, volume 300.000 sampai 400.000 ton, tidak banyak karena semester I konsumsi domestik turun. Semester II pasar melemah lagi, ekspor kita hentikan, tidak punya volume banyak untuk ekspor," ungkap Suparni.

Dilansir dari Kompas (13/11/2015).