Sempat Cap Tolak Angin Berbahaya "Distributor AS Minta Maaf"

Yudha Raditya
Jumat, 14 Agustus 2015 14:24 WIB
Oleh Yudha Raditya pada Jumat, 14 Agustus 2015 14:24 WIB
Image  Sempat Cap Tolak Angin Berbahaya "Distributor AS Minta Maaf"

Jakarta - Presiden Direktur PT Sido Muncul Tbk (SIDO) Irwan Hidayat mengaku geram saat mengetahui produk jamu herbal Tolak Angin yang dijual perseroan di Amerika Serikat (AS) dituding mengandung bahan kimia berbahaya. Padahal, produk Tolak Angin yang telah dijual puluhan tahun terbukti aman dan tak berbahaya bagi kesehatan.

Kasus ini berawal pada April 2015, distributor Tolak Angin di Amerika Serikat yaitu PT Empire International yang berkantor pusat di Los Angeles, dituntut oleh sejumlah pengacara untuk produk jahe serbuk dan licoryce karena mengandung logam berat melebihi ambang batas di atas 10 ppm.

Hal ini membuat Empire mengambil inisiatif untuk memasang semua produk yang mengandung jahe tak cuma Tolak Angin dengan label prop 65 warning yang berlaku di negara bagian California untuk menghindari tuntutan lainnya. Termasuk akhirnya yang terkena kebijakan ini adalah Sido Muncul.

Prop 65 warning merupakan label peringatan pada produk yang mengandung bahan kimia dan dianggap bisa menyebabkan kanker.

Tindakan Empire ini tentu saja merugikan perseroan, untuk itu manajemen Sido Muncul menulis surat teguran tertanggal 7 Juli 2015 untuk meminta penjelasan dari perusahaan distributor tersebut. Sebab, semua produk yang dijual Sido Mincul termasuk Tolak Angin telah memenuhi syarat dan tidak berbahaya bagi kesehatan.

"Produk Tolak Angin juga telah lolos uji Toksisitas yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta pada 2003," jelas Irwan dalam keterangannya seperti dikutip Liputan6.com, Kamis (13/8/2015).

Surat teguran itu, kemudian direspons Empire pada 20 Juli 2015. Vice President Empire International Sunarto Ruski dalam surat tersebut meminta maaf kepada manajemen Sido Muncul karena tidak berkonsultasi terlebih dahulu soal pemasangan label. Kini, Empire juga telah melepas stiker prop 65 warning.

image0

Permintaan maaf distributor ke Tolak Angin

"Setelah kejadian tersebut, kami minta PT Empire untuk memeriksakan Tolak Angin di laboratorium di Amerika dan hasilnya tidak mengandung Lead," ungkapnya.

Cara Memakai Tas yang Tepat Agar Tidak Mencederai Tubuh
Sebut Prabowo Sedang Kebingungan, Fahri Hamzah Ungkap Keadaan Bisnis Prabowo

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.