Sempat Seret Nama Bachtiar Nasir, Kasus Dugaan Pencucian Uang Yayasan Keadilan untuk Semua Tetap Berlanjut
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigjen Pol. Agung Setya/Foto: Zool WNN

Sempat Seret Nama Bachtiar Nasir, Kasus Dugaan Pencucian Uang Yayasan Keadilan untuk Semua Tetap Berlanjut

Rabu, 10 Mei 2017 | 17:30 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Kelanjutan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Yayasan Keadilan untuk Semua yang menyeret nama Bachtiar Nasir, tetap berlanjut. Bareskrim Mabes Polri hingga saat ini terus memroses kasus tersebut.

"Perkembangan kasus terkait Yayasan Keadilan untuk Semua, tetap on progress. Semuanya dalam proses. Tidak berhenti," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigjen Pol. Agung Setya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/05/2017).

Agung menolak jika kemudian banyak pihak melihat bahwa lamanya kemajuan dari kasus itu dikarenakan kurangnya sumber daya manusia, dalam hal ini para penyidik dari Bareskrim.

"Tiap kasus punya karakteristik berbeda. Dan akan kita tuntaskan semua," tegas Agung.

Meski demikian, Agung mengakui bahwa hingga saat ini Bareskrim hanya baru menetapkan satu tersangka saja.

"Tersangka baru satu. Kita belum bisa memastikan akan gelar perkara, lihat dari bukti dan fakta yang kita temukan. Untuk itu, belum bisa melimpahkan berkas perkara ke pihak Jaksa Penuntut Umum," ujar Agung.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua (YKUS) Adnin Armas telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) ini. Adnin disangkakan melanggar UU Yayasan. Kasus ini juga menyeret nama Bachtiar Nasir yang tentunya mengagetkan publik.

"Untuk Saudara Adnin dan BN kita mintai keterangan sebagai saksi. Saudara Adnin tersangka Undang-Undang Yayasan," ujar Tito dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di kompleks gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (22/02/2017) silam.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...