(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Senjata Terakhir Ahok Akhirnya Dikeluarkan

Oky
Oky

Senjata Terakhir Ahok Akhirnya Dikeluarkan Sumber : Istimewa

Winnetnews.com - Mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya mengeluarkan “senjata” terkhirnya yaitu Peninjauan Kembali (PK), setelah dua tahapan upaya hukum banding dan kasasi sebelumnya yang juga bisa saja membebaskan dirinya dilewatkannya.

Upaya hukum luar biasa (PK) Ahok tersebut telah didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

“Senin pekan depan akan dilaksanakan sidang PK tersebut dengan Ketua Majelis Hakim Mulyadi,” ujar Humas PN Jakarta Utara, J Sampaleng di PN Jakarta Utara, Senin (19/2/2018).

Dia menyebutkan tidak ada novum atau bukti baru diajukan tim penasihat hukum narapidana yang kini juga tengah menggugat cerai istrinya Veronica Tan itu.

“Pemohon PK menilai ada kekhilafan majelis hakim dalam memutus perkara penistaan agama yang dilakukan Ahok sebelumnya. Dengan adanya kekhilafan itu, Ahok dan tim penasihat hukumnya meminta Ahok dibebaskan,” ujar Sampaleng.

Salah satu tim kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudirta mengaku belum dapat memastikan adanya upaya hokum luar biasa tersebut. Meski begitu, Wayan mengatakan tim kuasa hukum Ahok pernah membahas rencana pengajuan PK.

Hanya saja, pembahasan tersebut masih dilakukan secara informal.

"Belum dapat informasi," kata Wayan.

"Di intern ada pembahasan PK. Baru pemikiran-pemikiran, belum dikembangkan," sambungnya.

Wayan membenarkan rencana PK yang dibahas terkait vonis kasus penodaan agama penyebutan Surat Al-Maidah saat Ahok bertemu warga di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Ahok dihukum 2 tahun penjara. Dia dinyatakan majelis hakim PN Jakarta Utara pimpinan Dwiarso terbukti melakukan tindak pidana dalam Pasal 156a KUHP, yakni secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama.

Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Abdullah belum dapat memastikan diterimanya berkas memori PK dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Berkas belum sampai ke MA," kata Abdullah. Berkas pengajuan PK biasanya dikirimkan dahulu ke pengadilan negeri setempat sebelum masuk ke MA hingga akhirnya teregistrasi. Diperkirakan berkas pengajuan PK Ahok tersebut masih berada di PN Jakarta Utara.

"Mungkin masih di PN Jakarta Utara, kan harus dilengkapi dulu berkas-berkasnya," tutur Abdullah.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});