Serangan Hacker Ancam Pengguna WhatsApp

Serangan Hacker Ancam Pengguna WhatsApp

image0

(wingamers/whatsappinc/twitter)

Jakarta, wingamers - Whatsapp adalah salah satu aplikasi dengan jumlah pengguna yang mencapai lebih dari 200 juta pengguna. Sejak diluncurkan hingga saat ini, applikasi ini cukup mampu bersaing dengan aplikasi-aplikasi chating lainnya. Sejumlah pengguna merasa cukup nyaman menggunakan applikasi chatting yang bisa digunakan di perangkat android, blackberry, iOS, maupun PC.

Namun tidak banyak yang tahu bahwa serangan hacker mengancam 200 juta lebih pengguna whatsaap. Sebuah lubang (bug) berbahaya ditemukan pada aplikasi WhatsApp. Hal tersebut mengancam keamanan 200 juta penggunanya.Temuan tersebut diungkap lembaga keamanan Chech Point. Mereka menemukan celah yang memungkinkan hacker mendistribusikan malware termasuk ransomware, yang menuntut korban membayar biaya agar dapat kembali mengakses kembali ke file mereka.

Kerentanan ini tidak menyerang aplikasi versi mobile. Celah keamanan tersebut terdapat pada layanan WhatsApp versi web. Dimana bersumber pada pengiriman kontak dalam format vCard (virtual card).

Para hacker hanya perlu mengirimkan malware yang menjelma seperti vCard kepada nomor korban. SetelahvCard tersebut dibuka, malware akan mendistribusikan kode berbahaya.

Karena WhatsApp adalah aplikasi pesan lintas platform, maka kemungkinan untuk membuka vCard yang dikirimkan kepada Anda cukup tinggi. Setelah dibuka, vCard tersebut akan menginfeksi sistem dengan ransomware.Pihak WhatsApp telah diperingatkan tentang masalah ini akhir bulan lalu. Kemudian kabarnya mereka  akan segera mengeluarkan patch.

Dengan kejadian ini para pengguna whatsaap sebaiknya lebih waspada dalam menggunakan aplikasi chat lintas platform ini, terutama bagi pengguna aplikasi whatsaap versi web.