Serba-Serbi Tilang Hari Pertama Perluasan Gage

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Serba-Serbi Tilang Hari Pertama Perluasan Gage Ilustrasi polisi lalu lintas (polantas). (Foto: inilah.com)

Winnetnews.com - Perluasan sistem ganjil genap (gage) rupanya dinilai minim sosialisasi oleh sejumlah pengendara roda empat. Pasalnya, banyak yang tidak mengetahui perluasan gage di 28 ruas jalan resmi diberlakukan hari Senin (9/9/2019).

Dilansir CNNIndonesia.com, sederet mobil plat hitam berplat genap tertangkap basah melintasi jalur perluasan gage tertanggal 9 September 2019 sebagai tanggal ganjil. Dari sejumlah mobil plat hitam yang diamankan jajaran TMC Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan (Dishbu) Jakarta, ada beberapa mobil yang dikendarai oknum aparat kepolisian, kejaksaan, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) dari instansi pemerintah.

Mereka yang tertangkap rata-rata di Jalan Pramuka, Jakarta Timur. Menyikapi hal tersebut, petugas Dishub Jakarta, Budi Wibowo tetap berupaya mengamankan para pengendara yang minim sosialisasi tersebut.

"Kami sifatnya hanya mengingatkan saja untuk mereka putar balik, sebab penindakan ada di ranah kepolisian (mobil pribadi). Kecuali kendaraan barang berpelat nomor hitam, kita bisa tindak," ujar Budi Wibowo.

Sejak pukul 06.00 WIB, Budi Wibowo bersama rekannya, Danang Wibisono sudah bersiaga di Simpang Utan Kayu yang menjadi perlintasan pengendara dari arah Universitas Negeri Jakarta menuju Jalan Pramuka.

Sejumlah oknum pengendara berseragam polisi, kejaksaan, dan sejumlah instansi pemerintah lainnya tampak melintas di kawasan ganjil genap tersebut menggunakan mobil berplat pribadi genap.

Ilsutrasi. (Foto: Suara.com)

"Perluasan (ganjil-genap) ya pak? Maaf saya sedang buru-buru ke kantor ada apel," ujar salah satu oknum pengendara mobil genap berseragam Kejaksaan Negeri saat disetop petugas Dishub.

Bahkan seorang oknum pengendara berseragam polisi hanya memberi kode hormat kepada petugas Dishub saat mobil pribadinya yang bernomor genap melintas di Simpang Utan Kayu.

Budi maupun Danang tampak menjalankan tugasnya untuk meminta oknum aparat tersebut memutar arah mengambil jalur alternatif, namun arahan tersebut tidak digubris, mobil yang dikendarai aparat pun tetap melaju ke Jalan Pramuka.

"Biarin aja, yang penting kita sudah coba ingatkan. Nanti juga kena 'batunya'," kata Danang.

Menurut Danang pihaknya telah memasang rambu kawasan ganjil genap, tepat menjelang Simpang Utan Kayu. Selain Jalan Pramuka, terdapat tiga perlintasan lainnya di Jakarta Timur yang juga diterapkan rekayasa lalin ganjil genap, di antaranya Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan dan Jalan A Yani.

Apa Reaksi Kamu?