Seret Nama Penting di Indonesia, Penyebar Broadcast Undangan Palsu Diburu
Hoax yang libatkan nama-nama penting di Indonesia/Foto: tribratanews.polri.go.id

Seret Nama Penting di Indonesia, Penyebar Broadcast Undangan Palsu Diburu

Kamis, 4 Mei 2017 | 17:39 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Polri sedang melacak undangan yang mengatasnamakan Kapolri yang sejak beberapa hari terakhir ini tersebar luas melalui grup-grup percakapan WhatsApp (WA). Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian mensinyalir, ada kelompok yang ingin membuat kekacauan dan memecah belah bangsa, dengan cara menyebarkan berita palsu untuk mengadu domba pemerintah dengan umat Islam.

“Nggak benar itu. Polisi akan lacak siapa yang membuat dan menyebarluaskan undangan palsu itu,” tegas Tito di Jakarta, Kamis (04/05/2017).

“Umat Islam mesti waspada, jangan sampai terhasut dan mau diadu domba oleh orang atau kelompok tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah NKRI,” tambah mantan Kepala BNPT itu.

Undangan dengan mengatasnamakan Kapolri yang diterima winnetnews itu:

“AYO……Saatnya tunjukkan kepedulian terhadap NKRI dan PANCASILA dari rongrongan paham Radikalisme. Mari bersatu dan bergandengan tangan untuk Ibu Pertiwi tercinta…….#saveindonesia dari radikalisme”

Dear all,

Sesuai himbauan Kapolri Jend. Tito Karnavian, dengan ini kita akan proklamirkan Gerakan RUKUN INDONESIAKU (RI) pada :

Hari : Sabtu, 6 Mei 2017

Jam : 08.00-10.00

Tempat : Bundaran patung kuda Monas, Jakarta Pusat.

Acara :

1. Doa dan Ikrar janji setia utk NKRI DAN PANCASILA.

2 . Deklarasi 5 jatidiri Indonesia.

​​​​​ Catatan :

Bawa bendera merah putih. Drescode bebas, kalau bisa batik or kaos merah/putih.

Gerakan ini murni non partisan, no sponsor.

​​​​​ Cc.

1. Presiden RI Ir. JOKOWIDODO

2. PANGLIMA TNI

3. KAPOLRI

4. GUBERNUR DKI JAKARTA

5. PANGDAM JAYA

6. KAPOLDA METRO JAYA

7. SELURUH MASYARAKAT, DEWAN ADAT, TOKOH AGAMA, TOKOH PEMUDA

PEMERHATI BANGSA.

“KEGIATAN INI TERBUKA, SILAHKAN DISEBARKAN.”

Undangan palsu itu, pungkas Kapolri, intinya mengisyaratkan adanya kelompok pengacau yang tidak ingin Indonesia bersatu

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...