Sering Dengarkan Musik Sedih? Efeknya Bikin Tambah Galau Deh!

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Sering Dengarkan Musik Sedih? Efeknya Bikin Tambah Galau Deh! Foto: Pixabay

WinNetNews.com - Saat kita sedih, pasti kita akan mendengarkan musik sedih dan berbicara tentang hal-hal menyedihkan. Tapi hal itu justru akan membuat orang merasa lebih tertekan. Perasaan kelompok seperti ini, dan dengan musik lebih sering terjadi pada anak muda, dan sepertinya mencerminkan kepentingan musik yang relatif baik dan hubungan sosial dengan anak muda.

"Hasil ini mengungkapkan informasi penting tentang bagaimana orang yang depresi menggunakan musik," kata penulis yang sesuai, Sandra Garrido dari Western Sydney University, Milperra, Australia.

Temuan yang dipublikasikan di Frontiers in Psychology, juga menunjukkan bahwa mendengarkan musik yang menginspirasi dalam sebuah kelompok, dan terlibat dalam diskusi tentang musik dan kehidupan adalah interaksi yang lebih positif yang membuat orang merasa baik.

Dalam penelitian ini, para peneliti ingin menyelidiki efek self-reported pada mood yang datang dengan mendengarkan musik sedih dalam pengaturan kelompok, dan bagaimana mood dipengaruhi oleh ruminasi (fokus maladaptif pada pikiran negatif), depresi, dan gaya penanggulangan.

Untuk melakukannya, mereka merekrut 697 peserta yang menyelesaikan survei online tentang "cara mereka menggunakan musik, jenis musik dan efek mendengarkan musik".

Peserta juga menyelesaikan sejumlah kuesioner tambahan, yang membantu peneliti menentukan faktor-faktor seperti adanya gejala depresi, kecemasan dan stres. Kecenderungan umum terhadap depresi, gaya mengatasi, yaitu kecenderungan terhadap ruminasi atau refleksi, musik sebagai ukuran kesejahteraan, serta kuesioner yang membahas berbagai aspek mendengarkan musik, baik sendiri maupun dalam kelompok.

Hasilnya menunjukkan bahwa kaum muda mungkin sangat rentan terhadap dampak ruminasi (fokus maladaptif pada pikiran negatif) kelompok dengan musik.

Apa Reaksi Kamu?