Sering Jatuh Bisa Jadi Pertanda Multiple Sclerosis

Sering Jatuh Bisa Jadi Pertanda Multiple Sclerosis

Rabu, 27 Jan 2016 | 15:55 | Nadia Chevina
WinNetNews.com - Multiple Sclerosis (MS) merupakan penyakit yang menyerang saraf pusat dan menyebabkan sejumlah fungsi tubuh berkurang, bahkan hilang. Sebelum MS didagnosa, kebanyakan penderita biasanya akan sering menemukan diri mereka terjatuh karena lumpuh tiba-tiba.

Seperti yang dialami Elisabeth (57 tahun), salah satu anggota Yayasan Multiple Sclerosis Indonesia (YMSI), yang sudah mengalami gejala MS sejak di remaja. Bertahun-tahun sebelum didiagnosa dengan MS, ia ingat bagaimana ia sering terjatuh tanpa alasan jelas, yang memang mengindikasikan gangguan di saraf pusat.

"Dulu saat mengikuti perayaan waktu zaman kuliah, sudah rapi penpilannya tiba-tiba saya terjatuh lalu diketawai. Ketika sudah bekerja saya juga pernah beberapa kali terjatuh tanpa alasan jelas. Tapi karena tidak pernah sampai cedera, saya nggak pernah periksakan diri ke dokter dan saya tidak menyangka itu suatu penyakit," kisahnya dalam Kelas Jurnalis "Bersama Kenali dan Lawan Multiple Sclerosis" di Departemen Neurologi FKUI-RSCM, Jakarta.

Baca juga: Apa itu Multiple Sclerosis?

 

Sampai suatu hari, Elisabeth melanjutkan, ia kembali terjatuh saat sedang liburan. Tapi ia tidak menyangka bahwa ia akan mengalami stroke ringan di kakinya setelah liburan tersebut. Setelah kembali pulang, ia memeriksakan diri dan dokter yang memeriksa tidak berhasil mendiagnosa penyakitnya sampai beberapa lama.

Terkait kisah pasien tersebut, dr Riwanti Estiasari, SpS selaku staf pengajar Departemen Neurologi FKUI-RSCM dan Sekretarif YMSI, mengatakan bahwa gejala MS memang nampak dalam seribu wajah. Mengingat pentakit tersebut terkait gangguan saraf, gejala MS yang dirasakan umumnya juga sama seperti gejala penyakit atau gangguan saraf lainnya.

"Gejala MS bisa saling tumpang tindih dan tampil seperti stroke, kanker otak, infeksi otak, atau masalah otak lainnya. Saat baru alami gejala awal, gejala mungkin tidak disadari pasien sampai itu terus progresif dan menghasilkan episode lumpuh. Gejala bisa muncul kapan saja, entah itu tiap minggu atau sampai bertahun-tahun," jelas dr Riwanti.

Bagaimanapun, bila gejala gangguan saraf apapun yang dianggap aneh dialami, dr Riwanti berpesan agar kondisi tersebut dikonsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah itu penyakit berbahaya atau tidak, dengan demikian agar dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Dilansir dari laman okezone 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...