Sering Keramas di Malam Hari? Ini Dampaknya

Rusmanto
Rusmanto

Sering Keramas di Malam Hari? Ini Dampaknya ilustrasi
Winnetnews.com -  Karena kesibukan, banyak orang yang terbiasa mandi di waktu malam hari. Mengingat suhu udara di Indonesia cenderung tetap hangat di malam hari, banyak orang yang tetap dengan santai berkeramas meski waktu sudah cukup larut. Sebenarnya, apakah berkeramas di malam hari bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan?

Dampak Sering Keramas di Malam Hari

Sally-Ann Travers yang berasal dari Consultant Trichologist, The Cotswol Trichology Center and Theradome menyebut sering keramas di malam hari bisa memberikan kerugian bagi kondisi rambut. Risiko terkena kerusakan rambut pun akan lebih rentan terjadi. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan rambut menjadi lebih kusut setelah berkeramas akibat terangkatnya kutikula rambut.

Rambut yang basah dan tak kunjung dikeringkan juga cenderung membuat jamur lebih memungkinkan untuk tumbuh dan berkembang. Jika sampai hal ini terjadi, maka kulit kepala pun bisa mengalami masalah ketombe. Masalahnya adalah jika kita kemudian tidur dengan kondisi jamur sudah mulai berkembang, bisa jadi akan menyebabkan gangguan pernapasan, alergi, hingga masalah rhinitis.

Lantas, apakah kita sebaiknya tidak keramas di malam hari? Travers menyebut hal ini boleh-boleh saja dilakukan, namun pastikan bahwa sebelum beranjak tidur rambut sudah berada dalam kondisi kering sehingga rambut pun akan tetap terjaga kondisinya.

Apa Reaksi Kamu?