Sesi I: IHSG Ditutup Jatuh 33 Poin

Sesi I: IHSG Ditutup Jatuh 33 Poin

WinNetnews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkurang 33 poin terkena aksi ambil untung alias profit taking. Delapan indeks sektoral jatuh ke zona merah.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun tipis 3,527 poin (0,07%) ke level 4.911,210. Aksi ambil untung terjadi di saham-saham unggulan. Aksi ambil untung banyak dilakukan oleh investor domestik. Saham-saham konsumer dan perbankan yang naik cukup tinggi pekan lalu jadi sasaran aksi jual.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, Senin (25/4/2016), IHSG jatuh 33,293 poin (0,68%) ke level 4.881,444. Sementara Indeks LQ45 anjlok 6,651 poin (0,78%) ke level 846,214.

Hanya sektor pertambangan dan infrastruktur yang masih bisa menguat. Sektor finansial yang jatuh paling dalam.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 151.290 kali dengan volume 3,211 miliar lembar saham senilai Rp 3,22 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 151 turun, dan 78 saham stagnan.

Bursa-bursa regional masih kompak melemah hingga siang hari ini. Sentimen negatif ini membuat IHSG terus bergerak ke bawah.

 

Berikut kondisi bursa-bursa Asia hingga siang hari ini:

• Indeks Nikkei 225 turun 129,24 poin (0,74%) ke level 17.443,25.

• Indeks Hang Seng melemah 122,39 poin (0,57%) ke level 21.344,65.

• Indeks Komposit Shanghai terpangkas 24,21 poin (0,82%) ke level 2.935,03.

• Indeks Straits Times berkurang 26,94 poin (0,92%) ke level 2.913,49.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 850 ke Rp 67.850, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 225 ke Rp 95.725, Mayora (MYOR) naik Rp 200 ke Rp 33.375, dan Multi Bintang (MLBI) naik Rp 200 ke Rp 9.300.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 1.925 ke Rp 45.075, United Tractor (UNTR) turun Rp 600 ke Rp 16.125, Bina Dana (ABDA) turun Rp 450 ke Rp 7.500, dan BRI (BBRI) turun Rp 425 ke Rp 10.475.

Sumber deri detikFinance, Jakarta