Sesi I: IHSG Ditutup Menguat 7 Poin

Muchdi

Dipublikasikan 5 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Sesi I: IHSG Ditutup Menguat 7 Poin

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat 7 poin ke 5.365 setelah dibuka merah saat memulai perdagangan pagi tadi. pada perdagangan preopening, IHSG dibuka stagnan di 5.358,683. Indeks LQ45 melemah 2,589 poin (0,29%) ke 889,192.

Membuka perdagangan, Kamis (23/2/2017), IHSG berkurang 2,345 poin (0,04%) ke level 5.356,33 dan Indeks LQ45 melemah 1,06 poin (0,12%) ke level 890,721.

Keadaan berbalik menguat ke zona hijau. Sempat kembali sedikit ke zona merah, namun IHSG membuktikan diri untuk kembali perkasa ke zona hijau. Dikutip dari detikFinance, Jakarta, Kamis (23/02/2017), menutup perdagangan sesi pertama IHSG menguat 7,24 poin (0,14%) ke 5.365,924 dan Indeks LQ45 naik 1,12 poin (0,13%) ke 892.902.

Kenaikan indeks turut ditopang penguatan 7 saham sektoral yang dipimpin kenaikan sektor perdagangan sebesar 0,68% diikuti sektor tambang sebesar 0,56%.

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers diantarnya Gudang Garam (GGRM) naik 1.000 poin (1,61%) ke Rp 63.200, Goodyear Indonesia (GDYR) naik 450 poin (25,00%) ke Rp 2.250, Indo Tambangraya (ITMG) naik 375 poin (2,30%) ke Rp 16,700 dan Siloam International (SILO) naik 350 poin (2,69%) ke Rp 13.350.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers diantaranya, Unilever Indonesia (UNVR) turun 400 poin (0,93%) ke Rp 42.475, Bank Danamon (BDMN) turun 190 poin (3,80%) ke Rp 4.810, Japfa (JPFA) turun 140 poin (7,47%) ke Rp 1.735, Chandra Asri (TPIA) turun 100 poin (0,42%) ke Rp 23.500.

Dari pasar keuangan, terpantau nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) siang ini cenderung stagnan. Dolar AS berada di posisi Rp 13.353, sama dengan posisi sore kemarin.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...