Skip to main content

Sesi I: IHSG Ditutup Merosot 112 Poin

Sesi I: IHSG Ditutup Merosot 112 Poin
Sesi I: IHSG Ditutup Merosot 112 Poin

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I berakhir di zona merah. IHSG ditutup merosot hingga 2,06%.

IHSG berbalik arah ke zona merah bersamaan dengan unggulnya Donald Trump atas Hillary Clinton dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS).

Padahal, di awal perdagangan, IHSG bergerak di zona hijau. Pada perdagangan preopening , IHSG bergerak naik 7,353 poin (0,13%) ke 5.478,034 dan indeks LQ45 bergerak menguat 1,854 poin (0,20%) ke 936.705.

Mengawali perdagangan pagi, IHSG dibuka menguat 12,565 poin (0,23%) ke 5.483,246 dan indeks LQ45 dibuka naik 2,904 poin (0,31%) ke 937.755.

Dikutip dari detikFinance, Jakarta, mengakhiri perdagangan sesi I, Rabu (9/11/2016), IHSG ditutup merosot 112,484 poin (2,06%) ke 5.358,197 dan indeks LQ45 ditutup menukik 232,652 poin (2,53%) ke 911.199.

Seluruh sektor merah. Sektor tambang memimpin pelemahan indeks siang ini sebesar 2,80% disusul sektor infrastruktur sebesar 2,26%.

Sebanyak 56 saham naik, 235 saham turun, dan 68 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 184.800 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 6,656 miliar saham senilai Rp 4,416 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 2242,954 miliar.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Indofarma (INAF) naik 350 poin (9,46%) ke Rp 4.050, Gowa Makassar Tourim (GMTD) naik 150 poin (2,38%) ke Rp 6.450, Matahari Department Store (LPPF) naik 150 poin (0,91%) ke Rp 16.650, dan Link Net (LINK) naik 100 poin (1,96%) ke Rp 5.200.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya Gudang Garam (GGRM) turun 1.275 poin (1,88%) ke Rp 66.675, United Tractors (UNTR) turun 975 poin (4,25%) ke Rp 21.975, Indo Tambangraya (ITMG) turun 675 poin (4,09%) ke Rp 15.825, dan Astra Agro Lestari (AALI) turun 475 poin (3,10%) ke Rp 14.850.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top