Sesi I: IHSG Ditutup Naik 68 Poin

Sesi I: IHSG Ditutup Naik 68 Poin

Kamis, 18 Agt 2016 | 13:05 | Muchdi

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 68 poin didorong maraknya aksi beli. Investor asing memborong saham-saham bank.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 15,920 poin (0,30%) ke level 5.387,766. Investor mulai mengoleksi saham-saham yang awal pekan sudah terkoreksi.

Saham-saham lapis dua juga menjadi incaran investor. Aksi beli asing sudah terlihat ramai sejak pagi tadi

Pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis (18/8/2016), IHSG bertambah 68,979 poin (1,28%) ke level 5.440,825 dan Indeks LQ45 melaju 14,891 poin (1,61%) ke level 937,814.

Transaksi investor asing di sektor finansial mencapai Rp 1,8 triliun, paling banyak di saham-saham bank. Ini jadi transaksi sektoral terbesar hari ini.

Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 200.648 kali pada volume 3,802 miliar lembar saham senilai Rp 5,387 triliun. Sebanyak 196 saham naik, sisanya 94 saham turun, dan 85 saham stagnan.

 

Bursa-bursa Asia rata-rata menguat hingga siang hari ini. Hanya pasar saham Jepang yang terkena koreksi cukup tajam.

Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:

• Indeks Nikkei 225 turun 158,55 poin (0,95%) ke level 16.587,09.

• Indeks Hang Seng menanjak 364,91 poin (1,60%) ke level 23.164,69.

• Indeks Komposit Shanghai naik 12,61 poin (0,41%) ke level 3.122,16.

• Indeks Straits Times menguat 3,21 poin (0,11%) ke level 2.846,56.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 2.575 ke Rp 67.375, Astra Internasional (ASII) naik Rp 575 ke Rp 8.450, Golden Energy (GEMS) naik Rp 400 ke Rp 2.100, dan Indofood (INDF) naik Rp 300 ke Rp 8.200.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 200 ke Rp 45.150, Indosat (ISAT) turun Rp 150 ke Rp 6.450, Voksel (VOKS) turun Rp 110 ke Rp 990, dan BFI Finance (BFIN) turun Rp 100 ke Rp 2.700.

Sumber: detikFinance

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...