(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sesi I: IHSG Ditutup Naik 79 Poin ke Level 5.830

Muchdi
Muchdi

Sesi I: IHSG Ditutup Naik 79 Poin ke Level 5.830 ilustrasi

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan laju positif setelah dibuka menguat tadi pagi. Jeda siang ini, IHSG parkir menguat di 5.830.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah. Dolar berada di level Rp 14.110 dibandingkan dengan posisi kemarin yang berada di Rp 14.125

Pada perdagangan preopening, IHSG bertambah 13,300 poin (0,23%) ke level 5.764,419. Indeks LQ45 juga naik 3,353 poin (0,37%) ke 915,197.

Membuka perdagangan, Rabu (23/5/2018), IHSG bergerak naik 18,348 poin (0,32%) ke level 5.769,467. Indeks LQ45 juga bertambah 3,887 poin (0,43%) ke 915,731.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih berada di zona positif dengan kenaikan 34,477 poin (0,60%) ke level 5.785,596. Indeks LQ45 naik 6,997 poin (0,77%) ke level 918,841.

Jeda perdagangan siang ini, IHSG masih melanjutkan penguatan. IHSG naik 79,806 poin (1,39%) ke 5.830,925. Indeks LQ45 naik 17,918 poin (1,97%) ke 929,762.

Siang ini, posisi tertinggi yang sempat tercatat berada di 5.835,884 dan terendah di 5.764,313. Penguatan IHSG ditopang naiknya 9 sektor saham. Kenaikan paling signifikan dialami saham sektor keuangan yang mencapai 2,71%.

Perdagangan saham terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan saham 251.804 kali transaksi sebanyak 4,8 miliar lembar saham senilai Rp 4,4 triliun. Sebanyak 195 saham menguat, 148 saham melemah dan 109 saham stagnan.

Kepercayaan investor asing tampak mulai kembali, terlihat dari catatan beli bersih asing yang mencapai Rp 547,78 miliar.

Sementara itu, indeks utama bursa AS kompak ditutup dalam zona merah pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones turun 0,71%, S&P melemah 0,31%, dan Nasdaq tertekan 0,21%.

Pelemahan terjadi seiring antisipasi pelaku pasar atas laporan dari pertemuan Federal Reserve serta penurunan indeks Dollar sebesar 0,1% ke level 93,60.

Adapun dua indeks sektoral yang memimpin pelemahan di antaranya sektor industri dan sektor energi dengan masing-masing turun 1,3%.

Laju IHSG bertolak belakang dengan laju bursa-bursa Asia yang berada di zona merah. dikutip dari situs detikFinance, Jakarta, Rabu (23/5/2018), berikut pergerakan saham bursa-bursa asia siang ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 235,391 poin (1,10%) ke 22.708,180.
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 30,360 poin (0,95%) ke 3.183,840.
  • Indeks Strait Times melemah 36,970 poin (1,04%) ke 3.505,890.
  • Indeks Hang Seng turun 321.000 poin (1,05%) ke 30.909,730.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk jajaran top gainers di antaranya adalah, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.150 ke Rp 67.875, Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) naik Rp 700 ke Rp 12.850, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 600 ke Rp 46.800 dan United Tractors (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 36.525.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 375 ke Rp 25.825, Surabaya Investama (SRTG) turun Rp 140 ke Rp 3.650, Wicaksana Overseas (WICO) turun Rp 132 ke Rp 468 dan AKR Corporindo (AKRA) turun Rp 130 ke Rp 4.580.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});