Sesi I: IHSG Ditutup Turun 23 Poin ke 5.920

Sesi I: IHSG Ditutup Turun 23 Poin ke 5.920 ilustrasi

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau. Jeda perdagangan siang ini IHSG berbalik arah ke zona merah turun ke 5.920,888.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus terpantau naik tajam. Hingga pukul 10.30 WIB, dolar AS tembus ke level Rp 15.001.

Pada perdagangan pre opening, IHSG menguat 2,6 poin (0,04%) ke 5.947,25. Indeks LQ45 juga naik 0,04% ke 942,901.

Membuka perdagangan, Senin (01/10/2018), IHSG naik 2,34 poin (0,03%) ke 5.946,941. Indeks LQ45 naik 1,4 poin (0,15%) ke 942,526.

Pada perdagangan pukul 09.05 waktu JATS, IHSG masih di zona hijau, naik 6,753 poin (0,11%) ke 5.951,35.

Jeda perdagangan siang ini IHSG berbalik arah ke zona merah. IHSG turun 23,713 poin (0,40%) ke 5.920,888. Indeks LQ45 melemah 4,142 poin (0,44%) ke 937,867.

Sementara itu, bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 26,651.211 (+0.73%), NASDAQ ditutup 8,037.30 (-0.11%), S&P 500 ditutup 2,924.59 (+0.36%).

Bursa Saham US ditutup menguat setelah pengumuman US dan Canada telah mencapai sebuah kesepakatan dagang utnuk menggantikan NAFTA dengan perjanjian baru bernama USMCA (the United States - Mexico - Canada Agreement). Kesepakatan ini akan memberikan akses kepada petani dari US, namun ekspor yang terbatas bagi Canada.

Persetujuan yang baru ini akan ditandatangani secara bersama dengan ketiga negara tersebut pada akhir bulan November. Namun investor masih memantau perang dagang yang merupakan risiko terbesar dipasar modal saat ini. Ketakutan akan perang dagang dengan skala besar terhadap China masih ada dalam bursa saham US.

Bursa saham Asia bergerak variatif pagi ini. Dikutip dari situs detikFinance, Jakarta, Selasa (2/10/2018), berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 naik 0,22% ke 24.299,07
  • Indeks Hang Seng turun 1,73% ke 27.308,73
  • Indeks Komposit Shanghai libur
  • Indeks Strait Times turun 0,23% ke 3.247,86

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 ke Rp 74.150, Matahari Departemen (LPPF) naik Rp 350 ke Rp 7.200, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 230 ke Rp 4.630, dan Argha Karya Prima (AKPI) naik Rp 200 ke Rp 1.080.

Sementara saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indah Kiat (INKP) turun Rp 600 ke Rp 16.575, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 475 ke Rp 45.825, Citra Turbindo (CTBN) turun Rp 400 ke Rp 4.300, dan Pabrik Kertas Tjiwi (TKIM) turun Rp 325 ke Rp 13.175.