Sesi II: IHSG Ditutup Menipis 5 poin

Sesi II: IHSG Ditutup Menipis 5 poin

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 5 poin setelah bergerak di zona merah seharian. Aksi jual investor asing yang menekan pergerakan IHSG.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS bergerak di posisi Rp 13.140 dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.145.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG turun 5,676 poin (0,12%) ke level 4.876,254. Aksi jual dilakukan oleh investor domestik. Indeks langsung terjerembab di zona merah sejak pembukaan perdagangan. Investor asing masih berani berburu saham di tengah merahnya pasar saham.

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG terpangkas 10,627 poin (0,22%) ke level 4.871,303 akibat maraknya aksi jual di saham-saham konsumer. Indeks belum berhasil menyentuh zona hijau.

 

Indeks sempat jatuh hingga titik terendahnya hari ini di level 4.857. Aksi beli asing bisa meredam jatuhnya IHSG sehingga tidak terlalu dalam. Mengakhiri perdagangan, Rabu (20/4/2016), IHSG ditutup menipis 5,334 poin (0,11%) ke level 4.876,596 dan Indeks LQ45 ditutup berkurang 1,938 poin (0,23%) ke level 845,702.

Investor asing masih berani berburu saham hari ini. Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 194,061 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 312.596 kali dengan volume 6,386 miliar lembar saham senilai Rp 6,682 triliun. Sebanyak 155 saham naik, 124 turun, dan 94 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia menutup perdagangan hari ini dengan mixed. Sentimen positif dari Wall Street semalma tidak mampu jadi katalis penggerak pasar saham Asia.

 

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore ini:

• Indeks Nikkei 225 bertambah 32,10 poin (0,19%) ke level 16.906,54.

• Indeks Hang Seng turun 199,90 poin (0,93%) ke level 21.236,31.

• Indeks Komposit Shanghai anjlok 70,24 poin (2,31%) ke level 2.972,58.

• Indeks Straits Times naik 0,85 poin (0,03%) ke level 2.952,66.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Tembaga Mulia (TBMS) naik Rp 900 ke Rp 9.500, Lippo Cikarang (LPCK) naik Rp 500 ke Rp 7.650, BRI (BBRI) naik Rp 325 ke Rp 10.475, dan Indofood CBP (ICBP) naik Rp 300 ke Rp 15.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 4.050 ke Rp 95.350, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 1.075 ke Rp 65.850, Astra Agro (AALI) turun Rp 300 ke Rp 16.000, dan Supreme Cable (SCCO) turun Rp 250 ke Rp 4.550.

Sumber dari detikFinance, Jakarta