Sesi II: IHSG Ditutup Naik Tipis 2 Poin

 Sesi II: IHSG Ditutup Naik Tipis 2 Poin

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir stagnan, hanya naik 2% setelah melewati perdagangan yang fluktuatif. Aksi beli jelang penutupan perdagangan menyelamatkan IHSG dari zona merah.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat. Dolar AS bergerak di posisi Rp 13.178 dibandingkan posisi pada perdagangan sore kemarin Rp 13.192.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 16,292 poin (0,34%) ke level 4.861,950 mengekor penguatan bursa Asia. Sentimen positif juga datang dari pasar saham global.

Investor asing mulai balik lagi ke lantai bursa setelah dua hari terakhir melepas saham-saham perbankan. IHSG langsung menguat sejak pembukaan perdagangan. Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG turun 6,054 poin (0,12%) ke level 4.839,604 akibat aksi lepas saham investor asing. IHSG tak bertahan lama di zona hijau.

Indeks sempat menyentuh titik tertingginya hari ini di 4.877 sebelum akhirnya mulai menurun secara perlahan. Saham-saham infrastruktur jadi sasaran aksi jual. Mengakhiri perdagangan, Kamis (28/4/2016), IHSG ditutup naik tipis 2,732 poin (0,06%) ke level 4.848,390 dan LQ45 turun tipis 0,884 poin (0,11%) ke level 834,308.

Transaksi investor asing hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp 511,95 miliar di seluruh pasar.

 

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 276,927 kali dengan volume 6,971 miliar lembar saham senilai Rp 6,135 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 145 turun, dan 89 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia menutup perdagangan sore ini dengan mix, rata-rata terjebak di zona merah. Pasar saham Jepang anjlok hingga lebih dari tiga persen.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:

• Indeks Nikkei 225 jatuh 624,44 poin (3,61%) ke level 16.666,05.

• Indeks Hang Seng naik 26,76 poin (0,13%) ke level 21.388,36.

• Indeks Komposit Shanghai turun 8,08 poin (0,27%) ke level 2.945,59.

• Indeks Straits Times melemah 13,44 poin (0,47%) ke level 2.861,28.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 1.425 ke Rp 10.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.350 ke Rp 71.550, Mayora (MYOR) naik Rp 1.300 ke Rp 35.000, dan Delta Djakarta (DLTA) naik Rp 550 ke Rp 5.750.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Unilever (UNVR) turun Rp 675 ke Rp 43.475, Matahari (LPPF) turun Rp 525 ke Rp 18/275, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 225 ke Rp 7.150, dan XL Axiata (EXCL) turun Rp 140 ke Rp 3.500.

Sumber dari detikFinance, Jakarta