Sesi II: IHSG Ditutup Turun 4 Poin

Sesi II: IHSG Ditutup Turun 4 Poin

Kamis, 11 Agt 2016 | 17:05 | Muchdi

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini berakhir di zona merah bersamaan dengan bursa saham Asia yang juga kompak melemah.

Pada perdagangan preopening, IHSG bergerak naik 14,143 poin (0,26%) ke 5.438,092 dan indeks LQ45 bergerak menguat 3,548 poin (0,38%) ke 934.741.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka naik 11,240 poin (0,21%) ke 5.435,189 dan indeks LQ45 dibuka menguat 2,732 poin (0,29%) ke 933.925.

Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup bertambah 25,739 poin (0,47%) ke 5.449,688 dan indeks LQ45 ditutup naik 4,691 poin (0,50%) ke 935.884.

Mengakhiri perdagangan Kamis (11/2/2016), IHSG ditutup terkoreksi 4,861 poin (0,09%) ke 5.419,088 dan indeks LQ45 ditutup terpangkas 2,054 poin (0,22%) ke 929.139.

Enam sektor melemah, sementara 4 sektor lainnya menguat. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor tambang sebesar 1,56%. Sementara penguatan tertinggi terjadi di sektor consumer goods sebesar 1,18% disusul sektor konstruksi sebesar 1,16%.

Sebanyak 132 saham naik, 174 saham turun, dan 112 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 345.364 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 10,566 miliar saham senilai Rp 8,055 triliun. Dana asing masuk tercatat Rp 61,192 miliar.

 

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya CNTX naik 1.700 poin (11,89%) ke Rp 16.000, POOL naik 1.190 poin (25,00%) ke Rp 5.950, TGKA naik 500 poin (16,67%) ke Rp 3.500, dan KBLV naik 400 poin (24,54%) ke Rp 2.030.

Sedangkan saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di antaranya INTP turun 625 poin (3,23%) ke Rp 18.750, LPIN turun 510 poin (9,27%) ke Rp 4.990, BMRI turun 375 poin (3,25%) ke Rp 11.175, dan ADMF turun 350 poin (5,38%) ke Rp 6.150.

Sementara di pasar uang, dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah. Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 13.118 dibandingkan posisi pembukaan pagi tadi di Rp 13.112.

Sumber: detikFinance

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...