Sesi II: IHSG Naik 47 Poin

Sesi II: IHSG Naik 47 Poin

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan menguat 47 poin didorong penguatan saham-saham unggulan. Naiknya IHSG juga terbantu penguatan rupiah.

Sementara itu nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat. Dolar AS berada di Rp 13.506 dibandingkan posisi pada perdagangan akhir pekan lalu di Rp 13.535.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG naik 12,828 poin (0,28%) ke level 4.534,710 menjadi satu-satunya yang menghijau di antara bursa regional. Aksi beli selektif investor domestik membuat IHSG bertahan positif.

Baca juga: IHSG Naik 17 poin di Awal Perdagangan

Aksi beli selektif mendorong saham-saham menguat. Delapan sektor industri di lantai bursa berhasil menguat, sektor pertambangan dan industri dasar melemah.

 

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG bertambah 33,284 poin (0,74%) ke level 4.555,166 bertahan positif di tengah koreksi pasar saham Asia. Investor asing mulai kembali berburu saham.

Baca juga: Sesi I: IHSG Naik 33 poin

Melambatnya ekonomi China tidak membuat investor berhenti berburu saham potensial. Saham-saham unggulan, seperti perbankan dan konsumer masih diminati investor.

China mencatatkan pertumbuhan ekonomi 6,9% sepanjang kuartal III-2015. Angka ini merupakan yang terendah sejak krisis keuangan global terjadi di 2009 lalu.

Mengakhiri perdagangan awal pekan, Senin (19/10/2015), IHSG ditutup menanjak 47,962 poin (1,06%) ke level 4.569,844. Sementara Indeks LQ45 ditutup melaju 13,117 poin (1,70%) ke level 785,388.

Bursa-bursa di Asia menutup perdagangan awal pekan dengan mix, hanya pasar saham Hong Kong yang menguat. IHSG jauh meninggalkan indeks acuan regional.

Berikut kondisi beberapa bursa regional sore ini:

  • Indeks Nikkei 225 turun 160,57 poin (0,88%) ke level 18.131,23.
  • Indeks Straits Times berkurang 3,83 poin (0,13%) ke level 3.026,78. 
  • Indeks Hang Seng naik tipis 8,24 poin (0,04%) ke level 23.075,61.
  • Indeks Komposit Shanghai melemah 4,65 poin (0,14%) ke level 3.386,70.