Sespri Sering Dipanggil Ke 'Bilik Privat' Oleh Anggota Dewan

Sespri Sering Dipanggil Ke 'Bilik Privat' Oleh Anggota Dewan

WinNetNews.com - Hati-hati dengan informasi berantai yang sering mampir di handphone Anda tentang informasi lowangan kerja menjadi Sespri (sekretaris pribadi) Anggota Dewan.

Sebuah informasi yang dihimpun dari situs Merdeka menyebutkan, seorang yang bernama Mawar (nama samaran) belum lama ini tertarik untuk mencoba melamar posisi Tenaga Ahli yang didapatnya melalui broadcast di handphone -nya.

Melalui nomor telepon seluler yang tertera dalam informasi yang disebarkan itu, Mawar mencoba untuk melakukan konfirmasi dan bertanya perihal prosedur melamarnya. Kemudian jawaban yang  cukup singkat diberikan oleh wanita yang mengaku bernama Mia. "Coba kirimkan foto," kata Mawar menjelaskan jawaban Mia, dikutip dari Merdeka.

"Mia menyebut, fotonya akan diperlihatkan kepada atasannya dulu," kata Mawar.

Mawar mengaku menerima broadcast tersebut sekitar akhir tahun 2014. Namun sudah dipastikan bahwa lowongan kerja itu bukanlah lowongan kerja resmi. Yang patut dicurigai dari pola perekrutan ini adalah, lebih memprioritaskan kandidat yang berwajah cantik ketimbang yang memiliki pengetahuan mumpuni.

Seorang kader juga bekerja di salah satu fraksi mengatakan, wajah cantik menjadi syarat mutlak untuk melamar posisi ini. Menurutnya, jika ada dua calon sekretaris dengan kualifikasi berbeda, tentu yang menjadi bahan pertimbangan ialah berwajah cantik. Meskipun ada beberapa Anggota Dewan yang lebih memilih kandidat atas dasar kecerdasan nya.

Jika banyak Sespri-sespri yang terlibat cinlok dengan Anggota Dewan, hal ini menjadi hal yang lumrah. Sebab intensitas pertemuan mereka sangatlah tinggi. Selain itu, pekerjaan Sespri DPR sangat berbeda dengan pekerjaan seorang Tenaga Ahli. Seorang Tenaga Ahli tidak mengurusi kegiatan sehari-hari (urusan pribadi) sang Anggota Dewan, lain hal nya dengan seorang Sespri. Biasanya para sekretaris ini mengatur jadwal rapat hingga bertemu dengan kolega anggota dewan.

 

Informasi yang dihimpun menyebut, ada sebuah ruangan khusus yang disebut sebagai "Bilik Privat". Hanya seorang anggota dewan yang duduk di dalam ruangan itu. Seorang Sespri pun sering dipanggil untuk masuk ke ruangan itu.

Meski demikian biasanya untuk hubungan lebih jauh tentunya dilakukan di luar gedung DPR. Apalagi pekerjaan sekretaris pribadi anggota dewan memang sarat dengan kedekatan personal. Selain dipilih karena kepercayaan, para sekretaris ini juga pulang hingga larut malam. Bukan tanpa sebab, aktivitas anggota dewan yang padat membuat para sekretaris pribadi ini juga melakukan hal sama.

Bisa jadi menurut sumber itu, kedekatan untuk hubungan lebih jauh terjadi di dalam ruangan privat itu. "Kan kalau ada perlu dipanggil ke dalam ruangan, kita mana tahu apa yang dilakukan di dalam," tutur sumber tersebut.

"Kalo sespri kan pulangnya nunggu bos-nya dulu," ujar sumber sambil tersenyum.

Sebagai informasi penting yang tertera di situs resmi DPR menyebut, "Saat ini Sekretariat Jenderal DPR RI belum merencanakan untuk mengadakan rekrutmen". Masyarakat diimbau agar tidak mudah percaya dengan informasi beruntun sejenis ini di masa mendatang agar terhindar dari modus penipuan.