Setelah 9,5 Jam Baca Pledoi, Fredrich Yunadi Bilang Begini
Sumber : Istimewa

Setelah 9,5 Jam Baca Pledoi, Fredrich Yunadi Bilang Begini

Minggu, 24 Jun 2018 | 20:04 | Oky

Winnetnews.com - Mantan pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, pada Jumat (22/6) kemarin berhasil membacakan pledoinya sebanyak 2.000 lembar dalam waktu sekitar 9,5 jam.

Pembacaan pleidoinya kemarin dimulai sekitar pukul 13.30 WIB, dan hingga pukul 23.00 WIB masih belum selesai.

Setelah ini, Fredrich akan menghadapi vonis pada Kamis (28/6) nanti. Terdakwa kasus yang merintangi penyidikan Setya Novanto itu mengaku pasrah atas vonis yang dijatuhkan majelis hakim padanya nanti.

"Tergantung daripada hakim menilai kasus ini, kita kan membuka segi hukumnya pertanggungjawabnnya," ujar Fredrich usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Sabtu (23/6) dini hari.

"Terserah hakim kan kita tidak bisa ngomong," imbuhnya.

Ditanya harapan atas vonisnya nanti, Fredrich berharap majelis hakim memberikan vonis bebas. Namun, Fredrich mengaku kecewa pada jaksa KPK, yang menyatakan keberatan soal bahasa yang ia gunakan dan tidak menjawab koreksi darinya.

"Ya bebas lah, kita mau begitu tapi kita tidak tahu ini sudah tercampur dendam. Kalau orang dendam kita sulit, saya mengoreksi pemalsuan saja tidak jawab, dia (jaksa KPK) keberatan soal bahasa," ucap Fredrich.

Selain itu, Fredrich menilai jaksa KPK seperti terorisme dalam menangani kasus ini. Bahkan menurutnya, jaksa KPK juga melakukan rekayasa terhadap surat-surat, seperti memalsukan tulisan dokter.

Sebelumnya, Fredrich dituntut 12 tahun penjara dan denda Rp 600 juta subsider kurungan 6 bulan. Fredrich diyakini jaksa terbukti merintangi penyidikan KPK atas Novanto dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...